Foto: suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun

Sasana Massa AM Target Juara Umum di Tangerang Open

Foto: suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun

Foto: suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun

SEMARANG, suaramerdeka.com – Sasana tinju asal Kota Semarang, Massa Anak Muda (Massa AM), menargetkan menjadi juara umum dalam kejuaraan tinju antar sasana se-Indonesia, Tangerang Open 2017, yang akan digelar Sabtu (20/5) ini.

Ketua Sasana Massa AM, Amin Ambon, mengatakan enam atlet terbaiknya dikirim ke Tangerang didampingi dua pelatih Andi Matalata dan Supri untuk merealisasikan target tersebut. Selama sebulan penuh para atlet digembleng untuk bisa bersaing dengan para petinju dari kota lain seperti Surabaya, Banten, Jakarta, dan tuan rumah Tangerang.

“Kesempatan untuk menjadi juara umum dan mengharumkan nama Kota Semarang sangat terbuka. Sebab kemampuan atlet tinju di ajang Tangerang Open ini merata. Beberapa petinju dari enam orang yang kami kirim ini juga sudah memiliki prestasi mumpuni di Kota Semarang maupun di Jawa Tengah. Kami optimistis bisa meraih medali di kelas-kelas unggulan untuk menjadi juara umum,” kata Amin sebelum memberangkatkan para atlet pada Kamis (18/5) malam.

Satu di antara petinju Sasana Massa AM yang memiliki potensi adalah David Lontoh yang akan bertanding di tinju kelas 69 kilogram. Atlet yang juga mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro ini terakhir mempersembahkan medali perak pada Kejurprov Jateng untuk Kota Semarang di Banjarnegara beberapa waktu lalu.

Selain David ada petinju putra lain yakni Bayu Prakoso yang akan bertanding di kelas 46 kilogram, Alif Gani Laksana Putra di kelas 52 kilogram, Rizal Attamimy di kelas 56 kilogram dan Aklis Mufaridi di kelas 60 kilogram. Selain itu Sasana Massa AM juga mengirim satu atlet putrinya yakni Dini Alimah Saputri yang akan bertanding di kelas 48 kilogram putri.

”Ajang nasional ini juga untuk menambah jam terbang atlet kami. Sebab di tahun ini akan banyak kejuaraan yang akan mereka ikuti agar pengalaman mereka bertambah. Kami melakukan ini karena di Jateng sangat minim kejuaraan tinju yang diselenggarakan,” ungkap Amin.

(M Alfi Makhsun / CN26)

Comments

comments