ADU PUKULAN: Petinju asal Kabupaten Tegal Trio Aji Gunawan beradu pukulan dengan petinju asal Kabupaten Cilacap Aditya Wisnu Nugroho di Kejurprov Pertina Jateng 2017 di Laboratorium Olahraga Prof Soegijono FIK Unnes Gunungpati, Sabtu (6/5). (suaramerdekacom/Josep Army Snadhoko)

Salatiga dan Semarang Sama-Sama Rebut Tiga Emas

ADU PUKULAN: Petinju asal Kabupaten Tegal Trio Aji Gunawan beradu pukulan dengan petinju asal Kabupaten Cilacap Aditya Wisnu Nugroho di Kejurprov Pertina Jateng 2017 di Laboratorium Olahraga Prof Soegijono FIK Unnes Gunungpati, Sabtu (6/5). (suaramerdekacom/Josep Army Snadhoko)

ADU PUKULAN: Petinju asal Kabupaten Tegal Trio Aji Gunawan beradu pukulan dengan petinju asal Kabupaten Cilacap Aditya Wisnu Nugroho di Kejurprov Pertina Jateng 2017 di Laboratorium Olahraga Prof Soegijono FIK Unnes Gunungpati, Sabtu (6/5). (suaramerdekacom/Joseph Army Snadhoko)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Hasil sementara untuk kategori yunior Kejurprov Pertina Jateng 2017 kontingen tinju dari Kota Semarang dan Kota Salatiga sama-sama mengumpulkan tiga emas. Sementara untuk hasil final juara umum akan diumumkan besok Minggu (7/5), menunggu hasil final untuk kategori youth.

Menurut Ketua Panitia Kejurprov Pertina Jateng 2017 Soedjatmiko, partai final hari ini dan besok sama-sama menyuguhkan pertarungan yang seru.

“Petinju yang lolos di partai final yunior kali ini memiliki kualitas yang hampir berimbang, sehingga pertarungan berjalan cukup alot,” ujar Djatmiko di sela-sela menyaksikan pertandingan di Laboratorium Olahraga Prof Soegijono FIK Unnes Gunungpati, Sabtu (6/5).

Pelatih Kepala Tinju Salatiga Andi Zaenal memuji kerja keras anak-anak asuhnya. “Mereka berlatih dengan giat dan akhirnya mampu mempertahankan perolehan medali emas terbanyak sama seperti di Kejurprov Banjarnegara Agustus 2016 yang lalu,” ujar Andi yang ditemui usai partai final terakhir.

Senada dengan pendapat Andi, Pelatih Kepala Rambo Boxing YTBK Semarang Muharsutan mengapresiasi kerja keras para petinjunya. “Mereka baru belajar dari dasar sekitar dua bulan, namun oleh Pak Yanto BK terus mendorong mereka untuk berani tampil. Akhirnya mereka mampu menyumbang dua emas untuk Kota Semarang,” tutur Muhar yang ditemui di tempat yang sama.

Kota Salatiga untuk sementara berhasil mengumpulkan tiga emas dari tiga petinju mereka yang berasal dari klub tinju Schreuder, yaitu Priscilia Navratilova untuk kelas 44 kilogram yunior putri, Fida Andriyana untuk kelas 46 kilogram yunior putri, dan Raynaldi Zenas P untuk kelas 48 kilogram yunior putra.

Sementara Kota Semarang meraih tiga emas yang diwakili dua sasana tinju Massa AM dan Rambo Boxing YTBK. Massa AM menyumbang satu emas dari petinjunya Alif Gamy Laksana P di kelas 52 kilogram yunior putra. Sedangkan Rambo Boxing YTBK menyumbang dua emas dari dua petinjunya, yaitu Putra Aditya S U di kelas 46 kilogram yunior putra dan Arif Tajudin di kelas 50 kilogram yunior putra.

Peraih emas terbanyak berikutnya diraih oleh kontingen dari Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Sragen yang sama-sama mengumpulkan dua emas.

(Joseph Army Sandhoko/CN39/SM Network)

Comments

comments