Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Sahabat Perbaiki Transisi Permainan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tim basket putri Sahabat Wisma Sehati Semarang fokus memperbaiki transisi permainan dari menyerang ke bertahan dan sebaliknya jelang Seri II Liga Basket Putri Indonesia (LBPI) 2017 di Pontianak, 20-26 Maret nanti.

Semua pemain dilatih untuk memamfaatkan peluang sekecil apapun untuk meraih poin. Dalam permainan basket, menyerang dan bertahan harus seimbang untuk meraih hasil yang maksimal.

“Percuma saja mempunyai sistem penyerangan yang bagus tetapi selalu kecolongan saat diserang. Dua sisi ini (menyerang dan bertahan) harus seimbang. Ketika bertahan, pemain harus bisa berpikir cepat membuat sebuah skema serangan balik untuk mendapatkan poin. Hal ini yang terus kami asah di latihan rutin,” tutur pelatih tim Sahabat Xaverius Wiwid di Semarang, Kamis (2/3).

Pihaknya juga terus berupaya meningkatkan kebugaran pemain melalui latihan fisik. Saat bertanding pada Seri I di GOR Merpati Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu, juga sangat terlihat Yuni Anggraeni dkk kedodoran terutama pada kuarter ketiga dan keempat.

Dengan sistem kompetisi yang baru ini, tiap laga punya arti penting lebih. Meski lebih sedikit, tapi tekanan justru lebih tinggi.”Dengan sistem ini, menuntut kesiapan fisik dan mental yang lebih. Anak-anak harus siap menghadapi tekanan sebesar apapun,” tandas mantan pelatih tim putri PON XIX Jateng itu.

Manajer tim Sahabat Wisma Sehati David Song meminta agar pemainnya tampil lebih agresif di seri kedua nanti. Harus lebih percaya diri lagi di tiap laga.”Selain itu, harus fokus penuh. Komunikasi saat dilapangan juga dijaga agar alur permainan berkembang. Semua pemain harus bisa berperan di lapangan nanti,” tandasnya.

Kapten tim Sahabat Yuni Anggraeni menyatakan keyakinannya bisa lebih baik dibanding seri pertama lalu.”Kami jauh lebih siap menghadapi seri kedua nanti. Yang penting tampil semaksimal mungkin meraih kemenangan,” tandas Yuni yang juga mantan kapten tim PON XIX Jateng.

(Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments