MASUKKAN BOLA: Pemain Sahabat Semarang KU 16 Bertrand (kiri) berusaha memasukkan bola saat bertanding di Kejurprov Bakset KU 16 Jateng di GOR Satria Semarang, Minggu (19/2).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

Sahabat KU 16 Raih Kemenangan Kedua

MASUKKAN BOLA: Pemain Sahabat Semarang KU 16 Bertrand (kiri) berusaha memasukkan bola saat bertanding di Kejurprov Bakset KU 16 Jateng di GOR Satria Semarang, Minggu (19/2).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

MASUKKAN BOLA: Pemain Sahabat Semarang KU 16 Bertrand (kiri) berusaha memasukkan bola saat bertanding di Kejurprov Bakset KU 16 Jateng di GOR Satria Semarang, Minggu (19/2).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tim basket putra Sahabat KU 16 Semarang memetik kemenangan kedua dalam Kejurprov Basket Jateng KU 16. Bertanding di GOR Satria Semarang, Minggu (19/2), tim besutan Xaverius Wiwid menaklukkan putra Kumala Jaya Semarang dengan skor 72-31. Hasil ini menempatkan Sahabat KU 16 berada puncak klasemen sementara.

Sebelumnya, Bertrand dkk menundukkan putra Bhinneka Solo B dengan 63-37. Kendati meraih hasil positif di dua laga awal, arsitek Sahabat Xaverius Wiwid meminta pemainnya lebih agresif. Dia menilai, permainan timnya belum maksimal di laga kedua. Di laga ketiga melawan Bhinneka Solo A harus lebuih beranu menekan pertahanan.

”Melawan Bhinneka Solo A akan menjadi pertandingan menentukan bagi kami. Jika mampu memetik kemenangan, akan lebih mudah di laga-laga berikutnya. Anak-anak harus lebih percaya diri dengan menekan lawan sejak awal,” tutur mantan pelatin tim putri PON XIX Jateng itu usai laga.

Namun, dia tetap mengapresiasi kemenangan kedua yang diraih timnya. Dia berharap, pemainnya mampu menjaga konsistensi permainan di tiga laga terakhir melawan Bhinneka Solo A, Elang Muria Kudus, dan Puma Semarang.

”Dengan sistem round robin ini laga akan sangat ketat. Tiap kemenangan sangat penting agar menjaga di jalur juara,” tandas Wiwid.

Sekretaris Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jateng Sukahat Harianja menandaskan, kejuaraan ini merupakan persiapan menghadapi kejurnas KU 16, April mendatang.

”Kami memberikan kesempatan bagi tim juara sebagai wakil Jateng pada kejurnas nanti. Bisa saja tim yang mewakili bisa menambah pemain di luar klubnya,” tutur Sukahat.

Pada 2017 ini, pihaknya akan meletakkan dasar persiapan jangka panjang untuk PON XX Papua 2020 mendatang. Pihaknya ingin meningkatkan prestasi dengan menyandingkan emas basket.

(Krisnaji Satriawan/CN39/SM Network)

Comments

comments