Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Sahabat Genjot Performa Pemain Pelapis

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemain pelapis tim basket putri Sahabat Wisma Sehati Semarang digenjot performa. Kontribusi mereka saat seri II Women’s National Basketball League (WNBL) di Surabaya lalu, kurang memenuhi harapan. Hal itu juga untuk mengantisipasi jika pemain utama harus absen atau terkena fouls out  dalam sebuah pertandingan.

“Peran pemain pelapis sejatinya sama dengan skuad inti. Mereka juga dibutuhkan jika pemain inti mengalami kendala atau performa buruk. Nah, di situlah peran pemain pelapis,” tutur pelatih Sahabat Wisma Sehati, Xaverius Wiwid, Kamis (5/2).

Karena itu, teknik harus merata dalam sebuah tim. Bergabungnya lima skuad utama di timnas putri SEA Games, Wiwid fokus menggembleng pemain yang ada untuk menyerang dan bertahan.

Pelatih tim putri PON XIX Jateng itu menilai, kemampuan pemainnya musim ini merata. Bahkan, dia menyebut skuat kali ini adalah yang terkomplet dibanding musim-musim sebelumnya. Hanya saja, faktor pengalamanlah yang menjadi pembeda mereka. Menurutnya, progres pemain pelapis makin bagus.

Wiwid kini juga terus mematangkan organisasi permainan timnya. Dia akan mempertajam serangan cepat (fast break) dari pemainnya. ”Anak-anak mempunyai kecepatan cukup tinggi. Kami akan memaksimalkan untuk seri III di solo nanti,” ujarnya.

Dia menginginkan hasil maksimal saat di Kota Bengawan nanti. Putaran ketiga nanti, Natasha Debby dkk akan turun bertanding dua kali melawan tuan rumah Sritex Dragons dan Merah Putih Predators (MPP). Di solo, menjadi pertemuan kedua antara Sahabat dengan lawan-lawannya itu. Pada seri pertama Jakarta, Sahabat mampu memetik kemenangan dari Sritex (85-47) dan MPP (82-58).

”Dua kemenangan itu menjadi modal kami melawan mereka kembali. Namun itu bukan jaminan akan mudah memetik kemenangan seperti seri I Jakarta,” tutur Wiwid.

Dia yakin, baik Sritex maupun MPP melakukan persiapan menatap seri III.

(Krisnaji Satriawan/ CN26)

Comments

comments