Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Sahabat Bakal Lakukan Pembenahan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Gagal menembus final Women’s Indonesian Basketball League (WIBL), manajemen Sahabat Wisma Sehati Semarang akan melakukan pembenahan. Mereka akan bergerak cepat mempersiapkan tim untuk musim depan. Klub tersebut kini tengah mencari sosok pelatih yang pelatih yang mengerti dengan karakter Natasha Debby dkk.

Manajer tim Sahabat Poa Seng Goeng mengakui, pergantian pelatih dari Xaverius Wiwid ke Tri Adhiloka sebuah keputusan besar. Dengan waktu yang singkat, Tri Adhiloka harus mempersiapkan tim menghadapi laka krusial seri II WIBL di Surabaya. Kondisi tim saat itu juga tengah timpang dengan menepinya tiga pemain pilar yakni Rohtriastari, Ayu Sinta, dan Amin Fatmala.

”Harus diakui, kegagalan ini salah satu risiko yang harus diterima tim ini. Kami tak mau menyalahkan siapa-siapa karena keputusan pergantian pelatih ini kesepakatan antara manajemen dengan Yayasan Sahabat, dan kami sadar ini penuh dengan resiko,” tutur Poa Seng, Rabu (11/2).

Dia menyadari cukup berat bagi Tri Adhiloka menyiapkan tim dalam waktu kurang dari sebulan. Apalagi, laga pertama melawan Tomang Sakti Merpati Bali sangat menentukan. Diakuinya, kehilangan Rohtriastari memang sangat berpengaruh pada tim karena dia merupakan playmaker tim. Adapun pemain pelapis belum bisa menggantikan peran dari mantan pemain Timnas SEA Games tersebut.

”Salah satu alasan manajemen mengganti pelatih adalah ingin adanya penyegaran di tubuh tim. Manajemen menilai perlu ada perubahan terutama dalam hal permainan. Sekali lagi, ini adalah resiko yang harus diterima,” tandas pengusaha tersebut.

Poa Seng mengatakan, saat ini tengah berburu pelatih yang mempunyai pengalaman dan mengerti karakter permainan Sahabat. Pencarian pelatih ini karena Tri Adhiloka menjadi asisten pelatih timnas putri Indonesia. Poa Seng membantah Tri Adhiloka dilepas karena gagal membawa tim kebanggan Kota Semarang ke partai puncak.

(Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments