Foto: Crash.net

Rossi Tak Terima Dihukum Penalti

Foto: Crash.net

Foto: Crash.net

AUSTIN, suaramerdeka.com – Setelah mendapat penalti pada balapan di Austin, Valentino Rossi mengaku tak terima. Pebalap Yamaha itu menuturkan, Johann Zarco lah yang bersalah.

“Aku ingin berbicara dengan orang-orang di Race Direction, karena aku tidak punya pilihan [selain memotong lintasan]. Sekalipun, aku melakukannya seperti ini atau kami bersentuhan dan kami bisa jatuh bersama-sama,” ucap Rossi kepada BT Sport.

Dalam balapan di Circuit de Americas, Senin (24/4) dini hari, Rossi dan Zarco sempat terlibat duel sengit di awal balapan. Sebuah insiden lantas terjadi di turn 3 pada putaran ketujuh, kala rookie MotoGP itu mencoba menyalip Rossi yang pada prosesnya kedua pebalap berserempetan.

Rossi pun memotong lintasan sebelum bergabung dengan rival-rival di depan dia. Pebalap Italia itu kemudian mampu menyalip Dani Pedrosa untuk finis kedua di belakang sang pemenang Marc Marquez.

Pada akhirnya, Rossi diberi hukuman 0,3 detik karena dia dianggap mendapatkan keuntungan karena memotong lintasan dalam insiden dengan Zarco. Untungnya, penalti itu tidak sampai memengaruhi hasil yang diperolehnya.

“Juga ketika Anda melaju dengan kecepatan 180 km/jam dan Anda melihat sebuah bayangan hitam di sisi kiri, Anda tidak bisa memilih — Anda mesti melaju lurus. Masalahnya adalah Zarco, karena dia punya bakat yang hebat tapi dia membuat sebuah kesalahan. Ini bukan Moto2, dia tidak bisa menyalip seperti ini,” imbuh dia.

Hasil ini menempatkan Rossi di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 56 poin hasil tiga seri. Rossi mengungguli Maverick Vinales, crash, tapi sudah mengumpulkan 50 poin dalam dua balapan.

Direktur Perlombaan, Mike Webb, menjelaskan alasan Valentino Rossi mendapat penalti. Rossi dianggap diuntungkan dari insidennya dengan Johann Zarco.

“Pebalap tidak boleh mendapatkan keuntungan dari keluar jalur. Yang terjadi pada Rossi jelas sebuah keuntungan, karena menjadi dekat dengan (Marc) Marquez. Jadi kami, memotong keuntungan yang didapat,” kata Webb seperti dilansir Crash.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments