Foto: Crash.net

Rossi Dianggap Lorenzo Sebagai Satu-satunya Pesaing

Foto: Crash.net

Foto: Crash.net

SILVERSTONE, suaramerdeka.com – Jorge Lorenzo menilai Valentino Rossi merupakan satu-satunya pesaing dalam perburuan gelar juara dunia. Hal itu tak terlepas dari kian tercecernya Marc Marquez dalam persaingan selepas MotoGP Inggris.

“Saya pikir balapan Marquez jauh lebih buruk daripada balapan saya karena dia nyaris keluar dari persaingan. Jadi, saya harus fokus ke satu rival, satu pebalap, dan itu adalah Valentino,” tutur Lorenzo seperti dikutip Crash.

Di Inggris, Lorenzo cuma bisa mendapatkan tambahan 13 poin setelah gagal naik podium dan harus puas finis di posisi keempat. Lorenzo pun kembali tertinggal dari Rossi dalam perburuan gelar. Saat ini, Lorenzo menempati posisi kedua klasemen dengan 224 poin, terpaut 12 poin dari rekan setimnya di Movistar Yamaha itu.

Namun, nasib Lorenzo masih lebih baik daripada Marquez, yang justru terjatuh di tengah lomba dan gagal menambah poin. Pebalap Repsol Honda itu pun kini berjarak 77 poin dari Rossi.

Dengan enam seri tersisa, baik Rossi, Lorenzo, maupun Marquez sebenarnya masih punya kans untuk jadi juara dunia tahun ini. Namun, Marquez yang mencoba realistis sudah mulai melupakan hal tersebut. Melihat hal itu Lorenzo kini fokus mengejar Rossi. Dia cukup yakin bisa melakukannya.

“Saya yakin jika kondisinya kering. Seperti yang saya katakan kepada Anda sebelumnya, biasanya saya punya kecepatan yang lebih baik dan saya akan berusaha untuk mempertahankan hal itu dalam balapan-balapan berikutnya. Saya kira saya punya lebih banyak kemungkinan untuk finis di depan dia dalam balapan-balapan berikutnya dan memangkas ketertinggalan,” jelas Lorenzo.

Seri MotoGP berikutnya akan digelar di Misano, 13 September mendatang. Meski mengakui Rossi akan sulit dikalahkan di sana, Lorenzo tetap mengincar hasil maksimal.

“Misano adalah balapan kandangnya dan dia akan kompetitif. Namun, Anda tak pernah tahu apa yang bisa terjadi sampai Anda sampai di sana pada hari Jumat,” kata Lorenzo.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments