Foto: Getty Images

Rossi Bertekad Bendung Laju Impresif Lorenzo

Foto: Getty Images

Foto: Getty Images

BARCELONA, suaramerdeka.com – Satu misi diusung Valentino Rossi dalam MotoGP musim ini, yakni membendung laju rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Pasalnya, penampilan Lorenzo kian agresif dan jarak poinnya hanya tinggal satu dari Rossi yang memimpin klasemen pebalap di MotoGP 2015.

“Saya sudah selalu berada di posisi teratas sejak balapan pertama dan penting untuk mempertahankannya. Tapi sekarang selisih poinnya cuma satu angka, jadi untuk menjaga posisi terdepan berarti saya harus finis di depan Jorge dan itu sulit,” kata Rossi dikutip Crash.

Rossi memang berada dalam tekanan hebat dari Lorenzo usai mengakhiri balapan GP Catalunya di posisi kedua. Selisih poin kedua pebalap kini hanya berjarak satu, di mana Rossi mengumpulkan nilai 138, sementara Lorenzo punya 137 angka.

Rossi yang mengincar gelar juara dunia ke-10 dipercaya bakal memikirkan bagaimana cara menghentikan laju impresif Lorenzo yang sukses memenangi empat seri terakhir secara beruntun.

“Di sisi lain, saya senang karena ini merupakan balapan yang penting setelah tiga balapan yang cukup sulit. Di sini situasinya lebih baik karena sejak Sabtu pagi saya sudah cukup tangguh. Itu memberi kami kepercayaan diri yang bagus.”

Rossi sendiri sebenarnya terbilang konsisten sejauh ini dan pernah absen naik podium. Pebalap 36 tahun itu sudah menang dua kali, jadi runner-up dua kali, dan tiga kali finis di tangga ketiga.

Namun Rossi menyadari itu tak akan cukup untuk membawanya merengkuh titel juara dunia jika Lorenzo juga terus konsisten finis terdepan. Pria Italia itu mengakui mengusung misi sulit finis di depan Lorenzo di balapan-balapan selanjutnya, dengan yang terdekat di trek Assen, Belanda.

“Sekarang kami akan beristirahat dan menuju ke Assen, sebuah trek yang disukai semua orang tapi kondisinya berbeda. Daya cengkeramnya bagus di sana tapi cuacanya berubah-ubah. Anda tak pernah tahu di Assen,” tandasnya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments