Foto: Setyo Wiyono

Revans, Satya Wacana Kalahkan Stadium 86-75

Foto: Setyo Wiyono

Foto: Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Satya Wacana ACA LBC Salatiga berhasil revans atas Stadium Jakarta saat seri Malang, bulan lalu. Dendam terbalas setelah Yo Sua dkk menang 86-75 dalam lanjutan IndiHome NBL Indonesia seri VI di GOR Sritex Arena Solo, Jumat (27/2). Hasil itu membuat skuad asuhan Efri Meldi nyaman di peringkat enam dengan 27 poin.

”Motivasi anak-anak untuk membalas kekalahan di Malang lalu cukup tinggi dan akhirnya bermain dengan luar biasa. Hasil ini membuat head to head kami sama kuat,” kata Efri saat dikonfirmasi usai laga.

Bermain dengan dukungan ratusan suporter, Satya Wacana justru tampil buruk di awal kuarter. Lengahnya pertahanan yang digalang duet big man Firman Dwi Nugroho dan Lutfianes Gunawan benar-benar dimanfaatkan Stadium. Wakil Jakarta itu sempat unggul jauh hingga selisih 15 angka sebelum menutup kuarter pembuka dengan 26-14.

Di kuarter berikutnya, performa anak-anak Salatiga belum juga membaik. Mesin poin Respati Ragil Pamungkas dimatikan pemain lawan. Namun, kejelian Efri Meldi memasukkan rookie Andre Adrianno dan poin guard Budi ”Acun” Sucipto berbuah manis.

Kombinasi keduanya bersama power forward Yoppi France Giay mampu mengubah permainan. Hasilnya, tim yang bermarkas di GOR Putera Abadi itu mampu menekan perolehan poin meski tetap tertinggal 43-45 di kuarter kedua. ”Kami beruntung Andre langsung menyatu dengan permainan dan bisa mengganti posisi saat Respati saya tarik keluar,” ujar mantan arsitek Timnas U-16 itu.

Kebangkitan Satya Wacana terjadi di daua kuarter akhir. Respati yang kembali masuk ke lapangan membuat konsentrasi defense Stadium terpecah. Hasilnya di kuarter keempat, tim Salatiga mendapatkan momentum untuk memimpin. Sebanyak 23 poin dicetak untuk memastikan kemenangan.

”Defense anak-anak di kuarter akhir luar biasa setalah mendapat momentum. Keyakinan anak-anak bawah bisa menang menjadi kunci keberhasilan kami. Kami optimistis bisa menyapu bersih seri Solo,” timpal manajer Zaki Iskandar.

(Ronald Seger Prabowo, Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments