Foto: istimewa

Renang Jateng Baru Sumbang Dua Perunggu

Foto: istimewa

Foto: istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com – Renang yang diharapkan memberikan kontribusi bagi Kontingen Jateng di PON XIX/2016 belum menunjukan raihan menggembirakan pada hari pertama cabor tersebut di lintasan UPI Bandung, Rabu (14/9) malam.

Nomor gaya dada 100 meter putri yang menjadi nomor andalan hanya menghasilkan medali perunggu dengan catatan waktu 1.12,44 detik. Margaretha Kretapradani yang merupakan rekor PON harus mengakui keunggulan dua lawannya.

Perunggu kedua disumbangkan dari nomor final 4×200 gaya bebas putri. Menurunkan Sagita Putri, Hana Krisrina, Fauziah Rama, dan Felicia Angelica, Jateng harus puas setelah Tim Jatim dan Jabar dengan catatan waktu 8.45,28 detik.

Di nomor final gaya dada putri, Anandia Evato (Riau) tampil sebagai pemuncak dengan catatan waktu 1.11,89 detik sekaligus memecahkan Rekornas dan PON diikuti Eva Lilian Van Leenen (Bali) dengan catatan waktu 1.11,99 detik.

Usai perlombaan, Margaretha secara sportif mengakui keunggulan lawan-lawannya. Menurut dia, lawan-lawannya yang merupakan juniornya memang tak bisa dibendung karena tengah menunjukan tren menaik. “Lawan lebih cepet-cepet, aku sendiri sudah mencapai best time. Mereka lagi menanjak, dan itu tak bisa ditahan,” katanya.

Margaretha mengaku tak terbebani dengan target yang diberikan kepadanya. Meski demikian, katanya, harapan masih ada. Dia akan memaksimalkan peluang di gaya dada 200 dan 50 meter.

Pelatih Teguh Santoso sebelumnya menyatakan bahwa tim renang Jateng yang menargetkan dua emas, salah satunya berharap kepada Margaretha mengingat pengalamannya. Dengan raihan tersebut, Jateng bakal memaksimalkan pada nomor lainnya. “Margaretha masih kita andalkan terutama di gaya dada yang menjadi spesialisasinya di jarak 200 meter,” katanya.

Selain itu, mereka bakal berupaya memaksakan peluang di nomor gaya kupu-kupu 200 meter. Jateng akan mengandalkan Budiman Hadi Prakoso. Sagita Putri Krisdewanti yang turun di gaya bebas diproyeksikan bisa memanfaatkan peluang saat turun di 100 dan 200 meter pada Jumat (16/9) besok.

(Setiady Dwi / CN26)

Comments

comments