MATANGKAN GERAKAN: Perenang indah Jateng Clara Yuanita, dan Nathania Hidayat tengah melakukan gerakan utama saat latihan di Kolam Renang Jatidiri, kemarin. Tim renang indah tengah mematangkan gerakan.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

Renang Indah Antisipasi Penambahan Nomor

MATANGKAN GERAKAN: Perenang indah Jateng Clara Yuanita, dan Nathania Hidayat tengah melakukan gerakan utama saat latihan di Kolam Renang Jatidiri, kemarin. Tim renang indah tengah mematangkan gerakan.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

MATANGKAN GERAKAN:Perenang indah Jateng Clara Yuanita, dan Nathania Hidayat tengah melakukan gerakan utama saat latihan di Kolam Renang Jatidiri, kemarin. Tim renang indah tengah mematangkan gerakan.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tim renang indah Jateng mengantisipasi penambahan nomor dalam PON XIX Jabar 2016, 17-29 September mendatang. Dengan pergantian technical delegate dari PB PON XIX, kemungkinan besar nomor yang semula lima menjadi tujuh nomor. Jika disetujui, hal ini menjadi keuntungan bagi Jateng.

”Kami sedang mempersiapkan nomor solo free dan duet free. Sekarang ini persiapan dalam tahap pematangan gerakan utama (routine). Beda dengan kategori teknikal, pada solo dan duet free, gerakan murni koreografi. Tidak ada gerakan wajib yang dilakukan ini yang akan dimaksimalkan,” tutur pelatih renang indah Jateng Wasti Danardani saat latihan di Kolam Renang Jatidiri, Selasa (23/8).

Pada cabang renang indah, kata Wasti, bisa terjadi perubahan saat temu teknik jelang PON XIX nanti. Dengan pergantian technical ini, kemungkinan hal tersebut bisa terjadi. Karena itu, pihaknya mengantipasi sejak awal demikian pula dengan daerah lain. Pada ajang multicabang empat tahunan tersebut, perenang indah provinsi ini akan bersaing dengan enam daerah lain yakni Yogyakarta, Jatim, Jabar, DKI Jakarta, Kaltim, dan Sulsel.

”Dari semua nomor yang kami ikuti, tengah melakukan pemantapan gerakan utama. Misalnya merapatkan frekuensi gerakan. Masih ada waktu dan potensi untuk melakukan perbaikan. Ini yang terus diupayakan secara maksimal,” tuturnya.

Wasti menyadari persaingan di Jabar nanti akan berat. Sebab, pesaing perenangnya adalah timnas terutama dari DI Yogyakarta. Perenang indah daerah tersebut, mengisi 80 persen timnas Indonesia. Namun, belum berarti atletnya tak berpeluang mencuri medali.

”Melihat hasil Jogja Open Synchronized Swimming (JOSS), nilai yang diraih anak-anak di atas target. Semula kami menginginkan nilai antara 50 hingga 52. Tapi mereka mampu meraih 63 poin. Ini sangat bagus,” tandas mantan perenang indah itu.

Di PON XIX nanti, Jateng akan berkekuatan lima perenang. Mereka adalah Puspita Budi Utami, Azka Ardelia, Anisa Nurindra, Clara Yuanita, dan Nathania Hidayat.

(Krisnaji Satriawan/CN39/SM Network)

Comments

comments