Foto: Crash.net

Rem Bermasalah, Lorenzo Akui Tak Maksimal di MotoGP Austin

Foto: Crash.net

Foto: Crash.net

AUSTIN, suaramerdeka.com - Jorge Lorenzo mengaku puas dengan raihan posisi kedua di MotoGP Austin. Permasalahan di rem membuatnya sejak awal sudah merasa tak yakin bisa bersaing di baris terdepan.

“Saya sangat senang bisa menyelesaikan balapan karena hari ini kondisinya sangat rumit. Di sesi pemanasan, sulit untuk meyakinkan diri saya bahwa bisa cukup kompetitif untuk bertarung memburu podium,” ujar Lorenzo dikutip Crash.

Start dari posisi dua, Lorenzo mengakui sudah tak percaya diri dengan motornya sejak sesi pemanasan pada balapan MotoGP Austin di Circuit of The Americas. Saat waktu balapan tiba, Lorenzo mengaku bermasalah dengan rem sehingga sempat melebar di beberapa putaran awal.

“Saya melakukan kerja bagus dengan berpikir positif dan mencoba untuk yakin serta start dengan baik. Masalahnya adalah saya tak bisa menghentikan laju motor dan itulah kenapa saya melakukan sejumlah kesalahan di belokan pertama dan di sejumlah tikungan hairpin saat mencoba merebut posisi pertama,” kata pebalap Spanyol itu.

Pada akhirnya, Lorenzo tak bisa melaju dengan maksimal dengan adanya permasalahan itu, sehingga pebalap 28 tahun itu harus puas finis 6,107 menit lebih lambat dari rivalnya yang membesut Repsol Honda tersebut.

“Saya berharap bisa lebih cepat, tapi hari ini itu mustahil dan setiap kali saya malah cuma lebih lambat dan lambat lagi. Jadi hari ini bukanlah hari untuk kemenangan dan saya tahu itu sejak lap tujuh atau delapan. Saya cuma perlu menuntaskan balapan dan mendapatkan poin,” kata dia.

Usai mengetahui remnya bermasalah, Lorenzo memilih fokus untuk tidak terjatuh dan finis sebaik mungkin. Setelah kehilangan poin karena gagal finis di Argentina, tambahan poin di Austin akan krusial apalagi sejumlah pebalap seperti Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, dan Dani Pedrosa mengalami crash.

“Sejumlah pebalap yang ingin bersaing dalam kejuaraan terjatuh sehingga tahun ini mungkin kita akan melihat lebih banyak kesalahan-kesalahan dibandingkan empat atau lima tahun terakhir. Sekarang karena kami jatuh di Argentina, yang terpenting adalah tidak jatuh lagi dan mencoba mengurangi selisih dengan Marc di balapan-balapan berikutnya,” tandasnya.

Dengan hasil ini, Lorenzo kini menempati posisi dua klasemen kejuaraan dengan nilai 45. Marquez masih memimpin dengan 66 poin dan Rossi ada di peringkat tiga dengan 33 angka.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments