Foto: AP Photo

Red Bull Indikasikan Mundur Jika Balapan F1 Membosankan

Foto: AP Photo

Foto: AP Photo

MELBOURNE, suaramerdeka.com - Red Bull mengindikasikan bisa mundur dari Formula 1 jika penilaian jika balapan musim ini kembali berjalan membosankan. Hal itu seiring keberhasilan Mercedes di GP Australia, sekaligus menyiratkan dominasi mereka.

 ”Kami akan mengevaluasi situasinya lagi sebagaimana kami lakukan setiap tahun, dan menelaah pengeluaran dan pemasukan,” tutur Penasihat motorsport Red Bull Helmut Marko, seperti dikutip Reuters.

Di musim lalu, Mercedes seolah tak memiliki halangan guna menyabet titel juara dunia konstruktor. Bahkan dua pebalapnya, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg mampu bersaing memperebutkan gelar tanpa teredam para rivalnya.

Musim ini, indikasi dominasi tersebut berlanjut nampaknya terlihay saat Hamilton, sang juara bertahan, meraih kemenangan di GP Australia dengan diikuti Rosberg di posisi dua.

Dominannya Mercedes mulai disebut para pebalap rival membuat F1 membosankan, sehingga hal ini diprediksi bisa saja berimbas kepada menurunnya minat terhadap F1.

Marko bahkan mengindikasikan kalau Red Bull, yang sebelum adanya dominasi dari Mercedes sempat meraih empat gelar juara dunia secara berturut-turut, bisa saja harus mundur jika sang pemilik, Dietrich Mateschitz, sudah bosan dengan level persaingan dalam balapan ‘Jet Darat’.

“Kalau kami benar-benar tidak puas maka kami bisa saja merenungkan kemungkinan keluar dari F1. Ya, peluang tersebut ada jika Mr Mateschitz kehilangan antusiasmenya terhadap F1,” sebutnya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments