Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Rebut Perunggu, Performa Iwan Kembali Mengapung

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Performa pembalap Solo Agus ‘’Iwan’’ Setiawan kembali mengapung. Atlet yang namanya meredup dalam dua musim terakhir kejurnas balap motor itu, menunjukkan tajinya lagi di arena PON Jabar 2016.

Memang dia tidak bisa menunjukkan kemampuannya sebagai pembalap tercepat. Namun pembalap kelahiran 18 Agustus 1997 itu mampu merebut medali perunggu kelas 125 cc beregu pada adu kebut di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Minggu (25/9). Start dari grade 14, dia menembus finis urutan 10. Kompatriotnya, M Ervin Firmansyah (Pekalongan) yang lepas start dari grade empat mengakhiri balapan di urutan tujuh.

“Keduanya harus berjuang keras agar bisa menembus tiga besar 125 cc beregu. Persaingan sedemikian ketat,” kata Ketua Umum Pengkot Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Solo, Lilik Kusnandar, Senin (26/9).

Pria yang juga manajer tim balap motor Jateng tersebut menambahkan, medali emas nomor itu digenggam pembalap DIY Galang Hendra Pratama dan Rheza Danica Ahrenz, sedangkan tuan rumah Jabar meraih perak melalui dua pembalapnya, Afridza Syach dan Adly M Taufik. “Performa Iwan di nomor beregu cukup bagus, karena mampu melewati empat pembalap di depannya,” tutur Lilik.

Namun raihan medali di ajang beregu tidak diikuti prestasi nomor perorangan. Iwan yang dipercaya untuk kembali beradu kebut di nomor 125 cc perorangan, hanya berada di urutan empat. Atlet Kota Bengawan kelahiran 18 Agustus 1997 itu mencapai finish di belakang Andi Farid Azdihar (Jabar) yang menjadi pembalap tercepat, disusul A Hamid (Kaltim) dan Gerry Salim (Jatim).

“Betapapun yang dilakukan Iwan sudah yang terbaik. Dia telah menunjukkan kemampuan maksimalnya saat ini,” ujar Lilik yang juga Kabid Olahraga Motor pada Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jateng itu.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments