Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Raih Empat Emas, Peringkat Indonesia Melonjak

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

 INCHEON, suaramerdeka.com – Empat medali emas diraih Indonesia dalam sehari pada Asian Para Games 2014 di Incheon, Korea, Rabu (22/10). Raihan itu membawa kontingen Merah Putih melonjak ke peringkat 12 klasemen sementara dengan koleksi empat emas, lima perak dan 12 perunggu. Sehari sebelumnya, tim tersebut hanya berada di urutan 19 dengan empat perak dan tujuh perunggu.

Medali emas direbut Agus Sutanto (kelas TT5) dan David Jacobs (kelas TT10) dari arena tenis meja, serta Mulyana (kelas S4) dan Philipus Melianus Marinus Yowei (kelas SB13) di cabang renang.

Philipus bahkan memecahkan rekor Asia dengan catatan waktu satu menit 17,43 detik (1:17,43) di nomor 100 meter gaya dada. Rekor lama dipegang perenang Malaysia, Julius Anak Jaranding (1:19.73) pada babak penyisihan, beberapa jam sebelumnya.

Pada partai final, atlet asal Papua itu finish paling depan, di susul Julius Anak Jaranding (1:20.06) dan atlet Thailand Chaiporn Loabeng (1:21.94). “Catatan waktu Philipus memenuhi target kami,” kata pelatih renang National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Dimin.

Sementara itu paralimpian Mulyana meraih emas gaya bebas 50 meter S4 dengan catatan waktu 38,99 detik. Medali perak dan perunggu nomor itu diraih atlet tuan rumah Korea, Kim Kyunghyun (40,19) dan Gi Seong Jo (40,60). “Dua meter sebelum finish, Mulyana kesakitan pada pergelangan tangan kirinya karena penyempitan aliran darah akibat cuaca dingin, tapi dia paksakan hingga meraih emas,” tambah Dimin.

Presiden NPC Indonesia Senny Marbun merasa bangga atas raihan empat emas kontingennya. “Pagi ini, sudah pasti kita tambah emas lagi karena ada all Indonesia final di arena bulu tangkis nomor ganda lower putra,” kata Senny.

Pebulu tangkis Indonesia yang akan saling duel di babak final adalah Hari Susanto/Ukun Rukaendi melawan Fredy Setiawan/Dwiyoko di kelas L3-4. Ukun dan Fredy, masing-masing juga meraih tiket final di nomor tunggal. Atlet lain bulu tangkis yang melajuke partai puncak adalah Odie Kurnia (tunggal U5) dan ganda campuran Fredy/Leani Ratri Oktila.

Hingga hari keempat, Tiongkok masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan 128 emas, 71 perak dan 37 perunggu, disusul Korea 53 emas, 38 perak, 58 perunggu dan Jepang 28 emas, 38 perak, 43 perunggu.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments