Foto: Istimewa

Raih Emas, Moria Manalu Diapresiasi PB WI

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pewushu nasional Moria Manalu mendapat apresiasi dari Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) usai meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia Sanda 2014 di Jakarta, 20-21 November. Pada partai final kelas 65 kg, Moria mengandaskan atlet Iran, Maryam Hashemiforoud dengan skor 2-0.

Menurut Ketua Umum PB WI Master Supandi Kusuma, pihaknya tak menyangka atletnya memperoleh emas. Sebab para atletnya tak diunggulkan pada kejuaraan sanda (tarung) tersebut. “Sebenarnya kami tidak memasang target dalam kejuaraan ini. Tapi kita perlu berbanggak karena atlet kita berprestasi,” ujar Supandi.

Selain Moria, atlet Indonesia lain yang tampil adalah Junita Malau (48kg), Hertati (52kg) di kelompok putri dan Edowar Virnanda di kelas 52kg putra. Prestasi lain adalah perak yang dipersembahkan Junita. Di partai puncak, atlet asal Medan tersebut dikalahkan pesanda Vietnam, Chinh Nguyen Thi dengan skor 0-2.

Adapun Hertati dan Edowar mendapat perunggu. Bagi peraih emas, hadiah yang diterima sebesar Rp 20 juta, kemudian perak Rp 12 juta dan perunggu Rp 6 juta. Supandi mengatakan, para atletnya mulai diperhitungkan di tingkat dunia setelah berhasil mengukir prestasi gemilang.

Namun, pihaknya tetap meminta Moria dkk tetap belajar, berlatih dan rendah diri dengan capaian prestasi tersebut.  Kejuaraan tersebut juga dianggap sangat penting karena bisa dimanfaatkan untuk menambah pelajaran serta mengasah kemampuan. “Mereka bisa banyak belajar teknik dalam pertandingan level internasional ini,” jelasnya.

Supandi berharap kepada Moria bisa terus mempertahankan medali emas yang diraihnya, sedangkan kepada Junita, Edowar, Hertati dan atlet-atlet sanda lain, diharapkan bisa berprestasi di ajang selanjutnya yang akan digelar di Iran. “Harapan kami, mereka bisa lebih berprestasi saat kejuaraan digelar di Iran, dua tahun lagi,” tandasnya.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments