Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Putri Undip dan UNS Berpeluang Melaju

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tim putri Undip dan UNS berpeluang besar mewakili Subwilayah Jateng melaju ke putaran Jateng-DIY pada Liga Mahasiswa (Lima) Bola Basket 2015. Mereka selalu meraih kemenangan pada pertandingan awal di GOR Satria Semarang.

Undip yang sebenarnya dipersiapkan tampil di Pomnas, sukses mengalahkan Udinus 71-67 lewat over time. Tren positif berlanjut dengan menundukkan perlawanan UKSW 59-40. Tim besutan Eko Widodo juga tampil dominan atas Unika dengan kemenangan 54-48.

”Sejak batal berangkat ke Pomnas, saya meminta kepada para pemain untuk fokus di Lima. Kami akan berusaha tampil maksimal agar dapat tampil di tingkat nasional,” ujar Eko Widodo.

Meski berpeluang besar, Undip harus tetap waspada. Pasalnya, lawan di dua pertandingan terakhir tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka adalah Unnes dan UNS. Saat ini Unnes, sedang mencari pengobat kekecewaan setelah kalah 67-70 (over time) dari UNS.

Unnes yang dibesut Gogor Gubah Nugroho juga akan kembali membuka peluang bila mengalahkan Undip. Ini akan menjadi ajang reuni bagi sang arsitek setelah tujuh tahun membesut tim putri Undip. Kali ini kejeniusannya diuji untuk dapat meloloskan Unnes ke babak selanjutnya.

Sementara UNS juga meraih kemenangan di tiga laga awal. Diperkuat banyak jebolan eks Sritex Dragon Solo juga mengalahkan Unika 75-51, kemudian menang atas Udinus 58-50. Ditambah dengan kemenangan penting atas Unnes dengan keunggulan 70-67.

Salah satu lawan di dua pertandingan terakhir terbilang lebih ringan. Selain menghadapi Undip mereka juga akan menghadapi UKSW. Mereka belum meraih satu kemenangan pun di pertandingan sebelumnya. Takluk dari Unnes, 42-82 dan juga kalah dari Undip 40-59.

Sementara di kelompok putra, Unnes sudah memastikan tiket semifinal Subwilayah Jateng setelah meraih dua kemenangan berturut-turut. Di Grup A, tinggal menyisakan satu tiket lagi, yakni antara Unnes dan Unika. Sementara peluang Unissula sudah tertutup setelah mengalami dua kekalahan.

(Hendra Setiawan / CN26)

Comments

comments