TAMPIL: Petenis meja Jateng Donny Prasetya saat tampil pada Kejurnas di GOR Jatidiri, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

PTMSI Siapkan 13 Petenis Meja

TAMPIL: Petenis meja Jateng Donny Prasetya saat tampil pada Kejurnas di GOR Jatidiri, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

TAMPIL: Petenis meja Jateng Donny Prasetya saat tampil pada Kejurnas di GOR Jatidiri, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – PTMSI Jateng siapkan 13 petenis meja menghadapi PraPON yang rencananya digelar tahun ini. Tujuh di antaranya petenis putra dan enam lainnya petenis putri. Mereka atlet terbaik saat Porprov 2013 dan tampil di Kejurnas Tenis Meja di Semarang 2014 lalu.

Untuk putra terdapat nama Agus Freddy Pramono, Donny Prasetya Aji dan Franky Setyo Prabowo dari Kudus. Kemudian Deddy Dacosta dari Kota Pekalongan, Danang Tri Pamungkas (Banjarnegara), Rizal Maulana Putra (Temanggung) dan Aldo dari Kota Magelang.

Sementara untuk putri Jateng diperkuat Ceria Nilasari dan Ayuka Pratiwi asal Kota Semarang. Kemudian Lilis Indriyani dari Cilacap, Wahyuningrum dari Kota Salatiga, ditambah Anisa dan Nonik masing-masing dari Demak dan Kudus.

“Pemilihan atlet berdasarkan prestasi yang ditorehkan. Ada 13 atlet yang dipersiapkan menghadapi PraPON, namun masih bisa bertambah. Mereka adalah yang terbaik pada Porprov dan Kejurnas Tenis Meja di Semarang, beberapa waktu lalu,” kata Kabid Binpres PTMSI Jateng Dustamat Jaya Wiguna, kemarin.

Program Latihan

Pria yang juga karyawan PDAM Tirta Moedal itu mengatakan, para atlet akan mulai menjalani program latihan di Wisma Bakti Semarang mulai Februari mendatang. Adapun fokus latihan ada pada penjagaan stamina dan insting mencetak poin saat bertanding. Karenanya, akan banyak digelar uji coba internal.

Selama menjalani program latihan, tiap atlet dituntut mengerluarkan kemampuan terbaik. Pasalnya, sesuai aturan, hanya empat petenis meja putra dan empat putri yang akan mewakili Jateng di PraPON. Atlet-atlet yang kalah bersaing akan dicoret.

“Kami akan mencari yang terbaik di antara yang terbaik. Target awal, meloloskan sebanyak-banyaknya atlet untuk tampil di PON Jabar 2016 mendatang,” ujar Dustamat yang juga pelatih kepala tenis meja Jateng itu.

Pada PON XVIII/2012 Riau lalu, tenis meja hanya menyumbangkan empat perunggu. Masing-masing dari beregu putra dan putri. Kemudian ganda putra atas nama Agus Freddy/Donny Prasetya ditambah ganda putri oleh Stella F Palit/Novianti Chandra.

(Hendra Setiawan/CN39)

Comments

comments