FOTO BERSAMA: Jajaran Pengprov PTMSI Jateng berfoto bersama usai rapat pengurus di Kantor Ketua DPRD Jateng Gedung Berlian Semarang, Rabu (8/3).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

PTMSI Jateng Gencarkan Pembinaan Usia Muda

FOTO BERSAMA: Jajaran Pengprov PTMSI Jateng berfoto bersama usai rapat pengurus di Kantor Ketua DPRD Jateng Gedung Berlian Semarang, Rabu (8/3).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

FOTO BERSAMA: Jajaran Pengprov PTMSI Jateng berfoto bersama usai rapat pengurus di Kantor Ketua DPRD Jateng Gedung Berlian Semarang, Rabu (8/3).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jateng akan lebih menggencarkan pembinaan pemain usia muda. Program itu akan dilakukan dengan menggelar berbagai ajang seperti invitasi, kejurprov, dan liga tenis meja U 21.

Hal itu juga sebagai upaya regenerasi pemain dan peningkatan prestasi tenis meja provinsi ini.”Semua itu butuh sarana dan prasarana yang memadai seperti GOR khusus tenis meja dan sekretariat untuk pengprov. Dua sarana itu sangat penting untuk menunjang program latihan dan roda organisasi yang lebih baik. Itu merupakan cita-cita di kepengurusan sekarang,” tutur Ketua Umum PTMSI Jateng Rukma Setyabudi saat rapat pengurus di ruang kerja Ketua DPRD Jateng, Rabu (8/3).

Namun untuk mewujudkan keinginan itu butuh proses seperti lokasi dan dana. Ketua DPRD Jateng itu optimistis dalam empat tahun kepemimpinannya harapan tersebut bisa terwujud. Dengan adanya GOR dan kesekretariatan, semua program latihan dan aktivitas organisasi bisa maksimal. Sehingga <I>output<P> prestasi bisa tercapai.

Seperti diketahui, sebelumnya setiap persiapan kejurnas, bahkan PON, lokasi pelatda pemain tenis meja selalu berpindah-pindah. Tanpa adanya GOR yang permanen, atlet tenis meja sesekali menggunakan pendapa Jatidiri, Tri Lomba Juang dan Wisma Bhakti.

Rukma juga mengatakan, segera mengundang pengkab/pengkot untuk diajak berembug soal pembinaan tenis meja di daerah. Dia yakin, jika ada kesamaan visi dan misi antara pengprov dan pengkab/pengkot, program pembinaan bisa terarah dan berkesinambungan.

Sekretaris Umum Pengprov PTMSI Jateng M Farchan mendukung upaya yang akan dilakukan Rukma terkait dengan venue tenis meja. Sudah lama, kata dia, Jateng tak memiliki GOR yang permanen.

”Dulu kami juga pinjam gedung-gedung pemerintah untuk latihan. Tapi waktunya tak lama, karena mau dipakai sendiri. Tersedianya GOR tak hanya mengangkat motivasi berlatih atlet, tapi menambah rasa kebanggaan tersendiri,” ujarnya.

(Krisnaji Satriawan/CN39/SM Network)

Comments

comments