Foto: suaramerdeka.com / Joseph Army Sandhoko

PSTI Semarang Evaluasi Kekuatan Tim Sepak Takraw Yunior

Foto: suaramerdeka.com / Joseph Army Sandhoko

Foto: suaramerdeka.com / Joseph Army Sandhoko

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pengurus Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Semarang menggelar evaluasi kekuatan tim sepak takraw yunior putra melalui keikutsertaannya dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sepak Takraw usia di bawah 12 tahun. Kejurda ini digelar di GOR Sepak Takraw Welahan, Kabupaten Jepara, belum lama ini dan melibatkan 16 tim putra serta tujuh tim putri dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Evaluasi melalui kejurda menurut Ketua Umum PSTI Semarang Nurhadi merupakan upaya pengurus untuk menilai seberapa jauh perkembangan tim sepak takraw yunior saat ini. “Ajang ini menjadi tolok ukur kemampuan masing-masing atlet, khusus yang ikut serta dalam kejuaraan ini tim putra. Sementara untuk tim putri masih dalam tahap persiapan, mudah-mudahan segera akan berkompetisi seperti tim putra,” kata Nurhadi saat dihubungi di Semarang, belum lama ini.

Dalam kompetisi ini tim sepak takraw putra harus menyerah di fase penyisihan. Tim putra kalah bersaing dengan dengan tim putra tuan rumah Jepara A dan Wonosobo A yang merupakan tim kuat dalam Kejurda tersebut, meskipun pada pertandingan pertama berhasil menaklukan tim Pemalang dengan skor 2-0.

“Sayang kita bisa dianggap kurang beruntung dan masuk tim neraka, sebab persaingan di grup ini yang paling ketat dengan sistem setengah kompetisi,” imbuh Nurhadi yang didampingi pengurus PSTI Semarang lainnya Ladung Antoko saat menyaksikan pertandingan di Jepara.

Ke depan PSTI Semarang berencana untuk membina seluruh atlet sepak takraw secara berjenjang di bawah pantauan pelatih Gatot Iriyanto. Para atlet yunior yang tampil dalam Kejurda kali ini merupakan atlet-atlet yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Mereka yang dibawa bertanding hanya berjumlah enam orang, yaitu Chaerul Efendy, Mahendra Bagas P, Zakia Shofi, Rofay Nazal, Zainal Arifin, dan Zaman Nugroho.

Pada kejuaraan ini tim putra Banjarnegara berhasil meraih gelar juara, peringkat dua diraih Demak A, dan peringkat ketiga bersama oleh Jepara dan Wonosobo. Sementara di bagian putri juara direbut oleh tuan rumah Jepara B, peringkat kedua Grobogan, dan peringkat ketiga bersama Demak dan Jepara A.

(Joseph Army Sandhoko / CN26)

Comments

comments