Foto: BBC.co.uk

Prinsipal Ferrari Soroti Kelemahan Timnya

Foto: BBC.co.uk

Foto: BBC.co.uk

MARANELLO, suaramerdeka.com – Usai perhelatan GP Inggris, akhir pekan lalu, Team Principal Ferrari Maurizio Arrivabene menyoroti kelemahan timnya. Menurutnya, keberhasilan tim menempatkan Sebastian Vettel di podium tiga juga diwarnai keberuntungan.

“Saya rasa situasinya bisa mengarah ke kurang baik karena kami saat itu bekerja sangat baik dalam hal strategi dan hujan membantu kami. Tapi jika balapannya berlangsung kering, hasilnya benar-benar berbeda. Jadi kami perlu, jika ingin serius, mulai dari sana dan bekerja pada program yang kami punya,” kata Arrivabene dikutip Crash.

Dalam balapan di Sirkuit Silverstone akhir pekan lalu, Vettel menempati posisi tiga. Adapun rekan satu tim Vettel, Kimi Raikkonen hanya finis di posisi delapan. Jelas apa yang dicapai Vettel merupakan momentum bagus Ferrari, seiring kegagalan mereka naik di podium pada GP Kanada dan Austria.

Meski begitu, ada satu hal yang jadi sorotan Arrivabene yakni laju timnya belum cukup baik di trek kering. Faktanya keberhasilan Vettel naik podium ketiga tak terlepas dari peran hujan yang turun di Silverstone.

Sementara di trek kering, mereka terbukti kalah cepat dari duo Williams, Felipe Massa dan Valtteri Bottas. Vettel dan Raikkonen harus memulai balapan di posisi lima dan enam, di belakang Massa dan Bottas yang menempati urutan start tiga dan empat.

Hal ini diperkuat dengan hasil di Kanada dan Austria, di mana pebalap Williams finis lebih baik. Di Kanada, Bottas finis ketiga mengungguli Vettel dan Raikkonen. Sedang di Austria giliran Massa mengulang catatan yang sama.

“Kami harus membahas itu secara internal, tapi kami memang lambat di trek lurus tanpa mendapatkan apapun dari tikungan kecepatan tinggi dan ini adalah masalah. Jika Anda melihat di Barcelona, itu kurang lebih jadi isu yang sama.”

Arrivabene mengakui timnya kurang laju baik di trek lurus maupun di tikungan-tikungan cepat dan inilah yang disebut pria 58 tahun itu perlu jadi fokus.

“Kami punya trek-trek, saya tidak sedang mencoba mencari alasan karena ini hal yang sama seperti saya katakan terakhir kali di Austria, ada trek-trek yang menguntungkan kami dan trek lainnya di mana kami kesulitan. Saya ingin orang-orang kami berkonsentrasi pada kelemahan ketimbang melihat pada kekuatan,” imbuhnya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments