Foto: suaramerdeka.com / dok

Praveen/Debby Jumpa Juara Bertahan di Olimpiade

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com – Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto menempati grup berat dalam babak penyisihan bulu tangkis Olimpiade 2016, Rio de Janeiro, Brasil, Agustus mendatang. Praveen/Debby tergabung dalam Grup A bersama, juara dunia 2011, 2014, 2015, sekaligus peraih emas Olimpiade 2012 London, Zhang Nan/Zhao Yunlei (Tiongkok).

Mereka juga akan berkompetisi melawan Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah (Hong Kong), dan Michael Fuchs/Birgit Michels (Jerman). Rekor pertemuan Jordan/Debby kala berjumpa dengan Zhang/Zhao memang jomplang. Dalam delapan pertemuan mereka hanya sekali menang. Satu-satunya kemenangan didapat pada pertemuan terakhir di All England 2016.

Saat itu Jordan/Debby mengalahkan Zhang/Zhao dengan skor 21-19, 21-16. Hasil pada perjumpaan teranyar itu sedikit banyak menjadi acuan bagi mereka. Adapun melawan Lee/Chau, Jordan/Debby mengantongi tiga kemenangan dari tujuh pertemuan mereka. Melawan Fuchs/Michels, Jordan/Debby unggul 2-0 dalam rekor pertemuannya.

”Jordan/Debby harus lebih kerja keras dari awal. Mereka minimal harus menjadi runner up grup. Walaupun lawan Zhang/Zhao berat, tapi Jordan/Debby menang di pertemuan terakhir mereka,” ucap pelatih ganda campuran Richard Mainaky, Rabu (27/7), sebagaimana rilis PP PBSI.

Sementara Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir berada di Grup C bersama, Bodin Issara/Savitree Amitrapai (Thailand), Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia), dan wakil Australia, Robin Middleton/Leanne Choo.

Tontowi/Lilyana memiliki peluang untuk menjadi juara grup. Dengan Issara/Amitrapai dan Middleton/Choo, pasangan nomor satu Indonesia ini belum pernah berhadapan. Namun melihat kekuatan di atas kertas, Tontowi/Lilyana jelas masih diunggulkan.

Adapun rekor pertemuan dengan Chan/Goh, Tontowi/Lilyana unggul 7-1. Pada perjumpaan terakhir di Malaysia Terbuka Super Series Premier 2016, mereka menang 2-21, 13-21 dan 21-16.

”Di grup C, Owi/Butet punya drawing yang cukup menguntungkan. Dengan tiga lawannya, Owi/Butet diatas kertas masih unggul, dilihat dari ranking dan nama mereka. Tapi Owi/Butet tetap perlu waspada dengan Malaysia dan Thailand, jangan jemawa meski cukup bagus drawing-nya. Tapi dari ganda campuran secara keseluruhan dalam kondisi yang sangat siap,” ujar Richard.

Fase penyisihan grup akan meloloskan juara dan runner up grup ke babak perempat final. Setelah itu, akan diadakan pengundian ulang untuk menentukan lawan berikutnya. Olimpiade Rio 2016 akan berlangsung pada 11-20 Agustus mendatang. Tim Olimpiade Indonesia akan bertolak ke Sao Paulo, hari ini (27/7). Mereka akan menjalani latihan dan penyesuaian lapangan sebelum terbang ke Rio de Janeiro, Brasil.

Pembagian Grup Ganda Campuran:

Grup A:
Zhang Nan/Zhao Yunlei (Tiongkok),  Praveen Jordan/Debby Susanto (Indonesia), Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah (Hong Kong), Michael Fuchs/Birgit Michels (Jerman)

Grup B
Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark), Xu Chen/Ma Jin (Tiongkok), Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba (Polandia), Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris Raya)

Grup C:
Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir (Indonesia), Bodin Issara/Savitree Amitrapai (Thailand), Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia), Robin Middleton/Leanne Choo
(Australia)

Grup D:
Ko Sung Hyun/Kim Ha Na (Korea), Philip Chew/Jamie Subandhi (Amerika Serikat), Jacco Arends/Selena Piek (Belanda), Kenta Kazuno/Ayane Kurihara (Jepang)

(Wahyu Wijayanto / CN26)

Comments

comments