Ketua Umum KONI periode 2013-2017, Gatot Sugihartono. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Pra-Musorkot Awali Suksesi Pengurus KONI

Ketua Umum KONI periode 2013-2017, Gatot Sugihartono. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Ketua Umum KONI periode 2013-2017, Gatot Sugihartono. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com – Rangkaian musyawarah olahraga kota (Musorkot) KONI Surakarta, segera dimulai. Selain membuka pendaftaran bakal calon ketua umum peridoe 2017-2021, panitia juga bakal mengawali kegiatan suksesi pengurus KONI tersebut dengan Pra-Musorkot.

‘’Hal-hal teknis, seperti tata tertib akan dibahas dalam kegiatan awal di Pra-Musorkot itu, sehingga penyelenggaraan Musorkot lebih lancar,’’ kata Ketua Umum KONI periode 2013-2017, Gatot Sugihartono, Jumat (13/1).

Ketua panitia pelaksana Bambang Wijanarko menambahkan, forum tersebut akan menghadirkan pengurus-pengurus cabang dan badan fungsional yang berada di lingkup KONI Kota Bengawan. Mereka akan membicarakan masalah-masalah teknis, seperti tata tertib yang juga mencakup tata cara pemilihan ketua umum pada musyawarah mendatang.

‘’Tercatat ada 40 pengurus cabang dan empat badan fungsional di lingkup KONI. Tapi bagi cabang yang masa kepengurusannya habis dan belum dibentuk baru, tidak memiliki hak pilih,’’ tuturnya.

Belum Muncul Calon

Musorkot rencananya diselenggarakan di Bale Tawangarum kompleks Balai Kota Surakarta, 22 Januari mendatang. Agenda kegiatan itu antara lain penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus 2013-2017 dan pemilihan ketua umum baru 2017-2021.

Siapa yang akan maju sebagai bakal calon ketua umum, hingga kemarin belum ada nama-nama yang muncul. ‘’Pendaftaran bakal calon baru dibuka pada Senin (15/1) dan berakhir pada pukul 11.00 Jumat (20/1). Jadi belum terlihat, siapa yang ingin bersaing dalam pemilihan ketua umum KONI nanti,’’ tambah Bambang.

Gatot pun belum secara tegas menyatakan apakah kembali akan maju dalam pencalonan atau tidak. Secara diplomatis dia menyebut akan menunggu masyarakat Solo yang berniat menjadi Ketua Umum KONI.

‘’Yang jelas, masyarakat yang berdomisili di Solo punya hak untuk maju dalam pencalonan, jadi silakan kalau ada yang mau mendaftarkan diri. Pendaftaran akan ditutup Jumat (20/1), karena panitia butuh waktu juga untuk verifikasi administrasi bakal calon, sebelum musorkot,’’ tutur Gatot.

(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)

Comments

comments