Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

PPLP Jateng Incar Gelar di Kudus

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Tim Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Balap Sepeda Jateng mengincar gelar kelas yunior pada kejuaraan terbuka Lomba Cycling Customs (LCC) Seri XVI/2014 yang akan diselenggarakan di Kudus, Jumat-Minggu (19-21/12). Enam pembalap pelajar pada pusat pendidikan yang bermarkas di kawasan Punggawan Solo itu telah disiapkan.

”Tiga pembalap akan turun di kelas yunior, yakni Diwan Fiar Pradana, Brian Dwi Wicaksono dan Muh Abdul Azis. Mudah-mudahan mereka bisa menjadi yang terbaik,” kata pelatih PPLP Balap Sepeda Agus Sadiyanto, Rabu (17/12).

Adapun tiga atlet lain bakal beradu kebut di kelas pemula, yakni Slamet Widodo, Irfan Lutfi dan Adrian Hidayat. Seorang pembalap pemula lain dari Kota Bengawan juga akan bersaing di kelas tersebut, yaitu Sindu Adriyanto yang bernaung di bawah bendera Roti Primadona Cycling Team.

”Pada LCC Seri XV di Wonosari, Gunung Kidul, Agustus lalu, Adrian Hidayat meraih juara tiga nomor individual time trial (ITT). Harapan saya, dia mampu meningkatkan peringkatnya dalam LCC di Kudus nanti,” tambah Agus.

Tiga nomor rencananya digelar dalam ajang adu kebut di daerah lereng Gunung Muria tersebut. Selain ITT, nomor lainnya adalah individual road race (IRR) dan kriterium. Ambisi mengincar gelar sepertinya tak berlebihan, karena Diwan Fiar Pradana juga telah menunjukkan kelasnya pada kejuaraan terbuka balap sepeda nomor road race di Wonogiri, Minggu (14/12) lalu.

”Diwan meraih juara pertama kelompok yunior dengan jarak tempuh sekitar 70 km dan menempati urutan lima kelas senior (jarak sekitar 110 km) di Wonogiri. Lalu, Slamet Widodo dan Muh Abdul Azis juga berada di peringkat empat dan lima kelas yunior,” ungkap Agus.

Manajer PPLP Balap Sepeda Jateng Paulus Kristono menegaskan, semangat tinggi harus terus dijaga para atlet pelajar tersebut agar dapat mencapai hasil terbaik. ”Mereka selalu menjalani latihan rutin. Begitu usai lomba di Wonogiri, anak-anak tetap berlatih. Memang perlu kedisiplinan dan motivasi tinggi, karena jalan bagi mereka untuk terus menunjukkan prestasinya masih panjang,” tandasnya.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments