Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

PPLP Balap Sepeda Terkendala Cuaca Buruk

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Hujan yang hampir setiap hari mengguyur Solo dan sekitarnya selama dua pekan terakhir, mengganggu latihan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Balap Sepeda Jateng. Para pebalap pelajar dalam pusat latihan yang bermarkas di kawasan Punggawan Solo itu pun terpaksa lebih sering menjaga kondisi performa di dalam ruangan.

“Hujan hampir setiap sore, padahal jadwal latihan anak-anak juga sore hari atau setelah pulang sekolah. Guna tetap menjaga kondisi, mereka sering genjot sepeda sebentar usai subuh, sebelum berangkat sekolah,” kata pelatih PPLP Agus Sadiyanto, Rabu (10/2).

Selain itu, mereka selalu menjalani latihan ergo statis di mes jika tidak bisa berlatih di jalan raya karena cuaca tidak mendukung. Tentu tidak bisa maksimal. Namun berdasarkan kalkulasi Agus, latihan ngerol tersebut menjadi upaya terakhir guna menyiasati situasi agar kondisi fisik anak-anak asuhnya tidak merosot.

“Kalau cuaca agak baik, ada sedikit waktu pada sore hari, saya pacu kecepatan mereka di velodrome Manahan,” ungkapnya.

Kriterium

Ada enam atlet yang menghuni PPLP Balap Sepeda Jateng. Mereka adalah Andriyan Hidayat (Solo), Slamet Widodo (Sukoharjo), Muh Abdul Azis dan Irfan Lutfi (Boyolali) yang masuk kategori yunior, serta Nurul Fauzan (Tegal) dan Harun (Karanganyar) yang masih berada di kelompok pemula.

“Saat ini, Nurul Fauzan sedang kami siapkan mengikuti lomba khusus kriterium di Jakarta, 21 Februari mendatang. Hanya dia yang akan berangkat, karena sekaligus didukung orang tuanya yang bekerja di Ibu Kota,” ujar Agus.

Di samping latihan rutin, para pebalap pelajar itu memang sering diturunkan dalam berbagai kejuaraan guna menggembleng mental. Terakhir, mereka turut bersaing menghadapi para atlet senior dari berbagai daerah pada lomba tanjakan lereng Gunung Lawu, Palur-Candi Sukuh (Karanganyar), 31 Januari lalu.

Hasilnya, Andriyan Hidayat berada di peringkat empat dalam adu kebut nomor <I>road race<P> yang diprakarsai Merdeka Cycling Club (MCC) Solo tersebut.

(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)

Comments

comments