Positif Doping, Sharapova Dilarang Bertanding Dua Tahun

Foto: http://www.ausopen.com

Foto: http://www.ausopen.com

MOSKOW, suaramerdeka.com – ITF [Federasi Tenis Internasional] menjatuhkan hukuman dua tahun larangan bertanding kepada Maria Sharapova setelah terbukti positif memakai doping. Bintang tenis asal Rusia itu lantas akan naik banding karena tak puas dengan skorsing itu.

“Aku tidak bisa menerima sebuah skorsing dua tahun yang tidak adil nan keras. Dengan keputusan skors dua tahun, pengadilan ITF secara bulat menyimpulkan bahwa apa yang sudah kulakukan adalah ketidaksengajaan,” kata Sharapova di lama akun Facebook-nya sebagaimana diwartakan BBC Sport.

ITF mengumumkan vonis kepada Sharapova, dalam pengumumannya pada Rabu (8/6) di laman resminya. Keputusan ini dikeluarkan tiga bulan setelah mantan peraih lima gelar Grand Slam itu mengakui gagal tes doping di Australia Terbuka 2016.

Kala itu, Sharapova mengonsumsi Meldonium yang merupakan obat untuk penyakit jantung dan sudah dikonsumsinya sejak 2006 dengan alasan kesehatan. Meldonium tersebut baru masuk dalam daftar zat yang dilarang pada 1 Januari 2016. Petenis berusia 29 tahun tersebut tidak terima dengan hukuman yang dijatuhkan kepada dirinya.

“ITF meminta pengadilan untuk memvonisku empat tahun — penskorsan yang diperlukan untuk pelanggaran yang disengaja — dan pengadilan menolak tuntutan ITF. Aku berniat untuk mempertahankan bahwa apa yang kupercaya adalah benar dan itulah mengapa aku akan melawan balik untuk kembali ke lapangan tenis sesegera mungkin,” tandas Sharapova.

(Andika Primasiwi, BBC / CN26)

Comments

comments