Foto: AP Photo

Posisi Di Montezemolo Sebagai Presiden Ferrari Terancam

ferrari

Foto: AP Photo

TURIN, suaramerdeka.com - Penurunan performa Ferrari rupanya juga berimbas pada posisi Luca di Montezemolo sebagai presiden. Dia berisiko dicopot dari posisinya jika hasil yang dituai timnya masih tidak memuaskan seperti sekarang.

Indikasi tersebut terlontar dari ucapan Sergio Marichonne yang merupakan bos dari Fiat, perusahaan yang memiliki tim Ferrari. “Perubahan dalam posisi presiden tidak ada dalam agenda saya, tapi semua orang bisa digantikan,” kata Marichonne di Planet F1.

Marichonne lantas menyatakan meski Di Montezemolo memiliki capaian hasil bagus secara keseluruhan buat Ferrari sebagai sebuah perusahaan,

“Dalam kasus Ferrari Anda harus melihat hasil-hasil dalam aspek olahraga: Kami belum pernah lagi jadi juara selama enam tahun. Kami memiliki pebalap-pebalap terbaik di dunia dan aneh saat kami harus start di posisi antara ketujuh dan ke-13,” katanya.

Perlu diketahui, terakhir kali tim yang berkompetisi di ajang F1 sejak 1950, meraih gelar juara dunia konstruktor adalah pada tahun 2008 lalu. Gelar juara dunia pebalap yang terakhir diraih satu tahun sebelum itu lewat Kimi Raikkonen.

Menyusul balapan kandang Ferrari di GP Italia, Minggu (7/9) kemarin, ‘Kuda Jingkrak’ kini menempati posisi empat klasemen konstruktor setelah Fernando Alonso mengalami masalah teknis dan Raikkonen finis di posisi sembilan.

Tahun ini perolehan terbaik Ferrari hanyalah dua podium. Kemenangan terakhir yang bisa mereka catatkan dalam sebuah balapan adalah pada musim panas 2013 lalu.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments