Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Petinju Solo Bawa Pulang Lima Emas Kejurda Jateng

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Lima medali emas dibawa pulang petinju Solo dari arena Kejurda Tinju Amatir Jateng di GOR Jatidiri Semarang, pekan lalu. Simbol juara itu seluruhnya diraih petinju Sasana FKPPI Boxing Camp Solo pada pertarungan selama lima hari, Senin hingga Jumat (8-12/9).

”Semula kami targetkan empat medali emas, namun ternyata Jalu Aji Darma yang baru naik ke kelompok elite atau senior bisa menambah satu keping emas dari kelas 69 kg putra,” kata Ketua Sasana FKPPI, MT Heru Buwono, Senin (15/9).

Selain Jalu Aji, terdapat dua petinju putra yang mampu menyabet gelar juara. Keduanya adalah Joko Santoso dari kelas 57 kg yunior putra dan Umar Al Amin di kelas 60 kg yunior putra. Dua medali emas lainnya diraih petinju putri dengan kemenangan angka, yakni Dewi di kelas 40 kg yunior dan Tita Adinda Putri kelas 54 kg youth (pemula).

Sebelumnya, mereka digembleng pelatih Johan Mulia, Asri Widodo dan Agung Rumintono. ”Kami kirim tujuh petinju pada kejurda tersebut, tetapi dua atlet tak dapat medali karena memang masih belajar. Justru keduanya, Niko dan Aditya kami ikutkan untuk menambah jam terbang, termasuk mental bertanding,” jelas Heru.

Kejurda yang diselenggarakan Pengprov Pertina Jateng tersebut diikuti 156 petinju dari berbagai daerah. Mereka terbagi atas kelompok youth, yunior dan elite. Menurut Heru yang juga Ketua Umum Pertina Solo, pengkotnya memang tidak mengirimkan tim secara khusus. Petinju dari Solo diserahkan kepada masing-masing sasananya untuk dikirimkan ke ajang tersebut.

”Selain FKPPI, sasana lain di Solo yang mengirimkan petinjunya adalah DMC dan Lindu Aji. Sasana Cosite Kopassus memang tidak mengirim atlet, karena waktu itu banyak yang tugas dinas,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dia peroleh, atlet dari sasana tersebut hanya Amos Combo (Lindu Aji) yang mendapat medali perak dari arena pertarungan di GOR Jatidiri.

”Kalau dalam rangkaian pembinaan di lingkup Pertina Solo, tentu konsentrasi kami lebih pada petinju yang bertanding. Saya amati, petinju-petinju yunior Kota Bengawan punya banyak potensi dan talenta untuk terus berkembang dalam meningkatkan prestasinya,” tambah Heru.

(Setyo Wiyono/ CN26)

Comments

comments