LEPASKAN JAB:  Petinju asal Sasana Suara Merdeka, Rizal Wahyu AT (kanan) melepaskan pukulan jab saat melawan M Chaerul Anam (Kabupaten Tegal) pada final di kelas 52 kg youth boys, Kejuaran Tinju Amatir, di Lapangan Tennis Indoor GOR Jatidiri. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

Petinju PPLP Tak Terkalahkan

LEPASKAN JAB:  Petinju asal Sasana Suara Merdeka, Rizal Wahyu AT (kanan) melepaskan pukulan jab saat melawan M Chaerul Anam (Kabupaten Tegal) pada final di kelas 52 kg youth boys, Kejuaran Tinju Amatir, di Lapangan Tennis Indoor GOR Jatidiri. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

LEPASKAN JAB: Petinju asal Sasana Suara Merdeka, Rizal Wahyu AT (kanan) melepaskan pukulan jab saat melawan M Chaerul Anam (Kabupaten Tegal) pada final di kelas 52 kg youth boys, Kejuaran Tinju Amatir, di Lapangan Tennis Indoor GOR Jatidiri. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Sejumlah petinju Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Jateng tak terkalahkan dalam kejuaraan Tinju Amatir di Lapangan Tennis Indoor, GOR Jatidiri, kemarin. Mereka berhasil meraih gelar juara di kelasnya masing-masing.

Rizal Wahyu AT yang membawa nama Sasana Suara Merdeka Semarang misalnya, menjadi juara di kelas 52 youth boys 49 kg. Pada partai final, Rizal Wahyu mengalahkan M Chaerul Anam (Kabupaten Tegal), dengan kemenangan TKO di rounde kedua.

Rizal punya fisik dan teknik yang lebih baik. Hal inilah yang membuat pukulannya mengenai tubuh lawan. Sedangkan Chaerul Anam yang juga beberapa kali melepaskan pukulan, hanya membuang-buang tenaga. Pasalnya, beberapa pukulan tak mengenai sasaran.

Petinju PPLP, Farid Thalkis M yang juga membawa sasana Suara Merdeka pun demikian. Pukulannya yang lebih bertenaga memaksa petinju Akhmad Masrur (Kabupaten Rembang) menyerah di rounde pertama kelas 56 kg youth boys. Akhmad Amsrur tak leluasa menahan pukulan-pukulan dari Farid.

<B>Peningkatan<P>

“Secara teknik dan fisik, para atlet mengalami peningkatan. Hal inilah yang membuat para petinju tampil lebih baik dibandingkan lawannya,” ujar pelatih Sasana Suara Merdeka Agus Triyono.

Petinju PPLP lain yang juga tampil dominan, yakni Rogant Gilliando (Kabupaten Blora). Tampil pada final di kelas 49 kg youth boys, Rogant menang angka atas petinju dari Alap-alap BC Kabupaten Cilacap, Fahmi Aprianto. Menang tektik dan taktik menjadi kunci Rogant memenangi pertandingan.

Sementara itu, Ketua Harian Pertina Jateng, Sudarsono mengatakan, tim pemandu bakat, telah memantau sejumlah atlet yang bertanding. Nantinya, hasil pantauan akan menjadi bahan pertimbangan, untuk memasukkan petinju masuk PPLP atau tim PON Remaja Jateng.

“Untuk petinju yang meraih gelar juara, menjadi prioritas kami. Namun, tidak menutup petinju lain juga dipanggil. Pasalnya, ada beberapa ketentuan yang harus diikuti petinju. Di antaranya, masih sekolah atau tidak, kemudian bersedia pindah untuk pemusatan latihan di Semarang,” ujar Sudarsono.

(Hendra Setiawan/CN39/SM Network)

Comments

comments