KEMBALIKAN BOLA: Petenis Jateng Andro Dewantoro mengembalikan bola saat bertanding dalam sebuah kejuaraan tenis, beberapa waktu lalu.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

Petenis PON Ikuti Tiga Turnamen

KEMBALIKAN BOLA: Petenis Jateng Andro Dewantoro mengembalikan bola saat bertanding dalam sebuah kejuaraan tenis, beberapa waktu lalu.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

KEMBALIKAN BOLA: Petenis Jateng Andro Dewantoro mengembalikan bola saat bertanding dalam sebuah kejuaraan tenis, beberapa waktu lalu.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pengprov Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Jateng terus mematangkan persiapan jelang PON XIX Jabar 2016, 17-29 September mendatang. Para petenis Jateng akan mengikuti tiga turnamen sebelum terjun ke ajang multicabang empat tahunan tersebut. Tiga turnamen tersebut yakni Kejurnas Tenis Senior di Purwokerto pada 18-24 Juli, Kejuaraan Piala Gubernur DKI Jakarta (2-7 Agustus) dan KR Open di Yogyakarta (8-14 Agustus).

“Tiga turnamen itu untuk mematangkan persiapan petenis sebelum terjun ke PON XIX. Di sisi lain, untuk mengangkat Peringkat Nasional Pelti (PNP). Hal ini penting karena peringkat menentukan seeded (unggulan) saat undian di PON nanti. Kami berharap, pemain tampil sebaik mungkin pada tiga kejuaraan tersebut,” tutur Ketua Umum Pelti Jateng Budi Wibowo di Semarang, Selasa (19/7).

Selain guna mendongkrak PNP, tiga kejuarana itu untuk menambah jam terbang petenis. Sebab, kejuaraan tersebut akan diikuti pemain daerah lain yang juga turun di Jabar nanti. Sehingga harus dimanfaatkan dengan baik untuk mempelajari gaya bermain calon lawan. Budi yakin petenisnya akan mampu bersaing pada PON XIX nanti.

“Persaingan pastinya lebih ketat dan berat dibading PON sebelumnya. Daerah dari DKI Jakarta, Papua, Jatim, dan Jabar mempunyai PNP yang lebih baik dari Jateng. Tapi itu bukan patokan. Yang penting percaya pada kemampuan sendiri dan semangat menjalani pemusatan latihan. Dan siap memberi kejuartan,” tutur Asisten III Sekda Jateng itu.

Dia juga yakin, petenis Jateng mampu mengulang prestasi PON XVIII Riau 2012 lalu. Di mana, provinsi ini meraih dua emas dari Wisnu Nugroho (tunggal putra) dan beregu putra. Budi mengaku lega  karena mantan pelatih nasional Suharyadi kembali menangani tim PON Jateng.

Tim Jateng beranggotakan Iswandaru (Blora), Pambudi Elsa (Blora), Irawan Bagus (Kabupaten Tegal) dan Andro Dewantoro (Kota Tegal) di bagian putra.  Adapun putri yakni Idhun Safaati (Kota Tegal),  Laksmi Nuraningsih (Kota Tegal), Alif Nafiah (Kota Tegal) dan Aulia Rosma (Jepara).

(Krisnaji Satriawan/CN39/SM Network)

Comments

comments