Foto: suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

Petarung Indonesia Diharapkan Jadi Macan Asia

Foto: suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

Foto: suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com - Para petarung nasional bakal bersaing menjadi yang terbaik pada Turnamen One Pride MMA Indonesia di Jakarta, 18 Maret mendatang. Ajang ini digelar sekaligus untuk meningkatkan kemampuan para fighter supaya menyamai kualitas petarung Asia.

Apalagi, Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) selaku induk seni beladiri campuran di Tanah Air, ingin menjadikan petarung Indonesia berjaya di tingkat internasional.

“Visi kami adalah menjadikan Indonesia sebagai macan Asia di kancah olahraga beladiri MMA yang disegani seluruh dunia. Dengan banyaknya kompetisi, kami yakin petarung yang dimiliki Indonesia saat ini semakin berkualitas,” ujar Ketua Umum KOBI Anindra Ardiansyah Bakrie di Jakarta, Selasa (14/3).

Pihaknya mengakui, saat ini petarung Indonesia masih tertinggal dengan fighter dari negara lain. Kondisi ini bisa dipahami mengingat olahraga beladiri MMA di Indonesia terbentuk belum lama.

“Tapi kami yakin petarung bisa segera mengejar ketertinggalan. Pada Januari lalu kami mengirim fighter ke Singapura untuk mengikuti pelatihan, tapi perbedaannya dengan mereka tidak terlalu jauh. Kami yakin dalam satu dua tahun ke depan bisa mengejar, bahkan melampaui Singapura,” terangnya.

Turnamen One Pride MMA Indonesia kali ini sudah memasuki sesi ketiga. Petarung yang berlaga tak hanya kelompok putra, tapi juga menampilkan fighter putri, seperti Monalisa Randa, Inandya Citra, Bella dan Linda Darrow.Sementara juara kelas terbang Suwardi bakal ditantang petarung Jateng, Sutrisno.

Fighter berjuluk Si Becak Lawu tersebut mengaku siap mempertahankan gelar juara. Sebelum naik ring, dia juga mendapat teror dari telepon dan pesan singkat orang tak dikenal. “Dalam beberapa minggu ini dapat teror, mungkin ingin menganggu saya berlatih supaya galau. Tapi saya tidak apa-apa karena sudah bisa menangani semua itu,” kata Suwardi.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments