Foto: SeanGP

Perubahan Cuaca Menjadi Ujian di Sakhir

Foto: SeanGP

Foto: SeanGP

SAKHIR, suaramerdeka.com - Latihan pramusim balap mobil Formula 2 di Sirkuit Sakhir, Bahrain berlangsung menarik. Para pemalap dan tim mendapat ujian yang menantang untuk mengubah setelan mobil dengan cepat seiring adanya perubahan cuaca yang membuat kondisi lintasan berganti-ganti dari kering, basah dan kering lagi. “Ya ini simulasi yang bagus,” kata Gaetan Jego, Kepala Engineer Tim Pertamina Arden.

Sesi latihan sore pada hari pertama pun sempat dihentikan karena hujan lebat mengguyur sirkuit. Kesempatan ini dimanfaatkan semua tim untuk membaca data dan mengevaluasi hasil performa mobil dalam beberapa putaran terakhir. Dua pembalap tim Pertamina Arden, Sean Gelael dan Norman Nato juga terlibat diskusi yang cukup lama dengan Jego di area padock.

Dalam sesi latihan tiga hari di Bahrain yang dimulai hari Rabu (29/3), pabrikan ban Pirelli sebenarnya hanya menyediakan dua tipe ban, yakni medium (prime) dan soft (option). Setiap pebalap akan disuplai masing-masing lima set ban prime dan dua set ban option. Dengan perubahan cuaca yang menyebabkan hujan lebat, tim terpaksa memakai tambahan ban basah. Situasi seperti ini harus bisa diantisipasi tim pada sesi latihan selanjutnya.

Awalnya, semua tim sudah mempersiapkan setingan mobil untuk kondisi lintasan kering pada sesi latihan hari pertama. Hal ini bisa dilihat dari setingan ban yang
disiapkan, yakni ban medium. Pada sesi latihan pagi, setiap tim ingin mengejar catatan waktu tercepat atau biasa disebut dengan istilah qualifying run. Sementara pada sesi latihan sore dimanfaatkan untuk kondisi race run, yakni lebih menguji konsistensi waktu dan menjaga degradasi ban.

Pada sesi latihan pagi, Sean hanya melahap sembilan putaran. Catatan waktu terbaiknya, yakni satu menit 42,632 detik dan Sean harus puas di posisi ke-14. Sementara Norman Nato melahap 10 putaran dengan torehan waktu terbaiknya satu menit 41,718 detik dan berada di posisi keempat. Posisi teratas dikuasai pembalap Prema Racing, Charles Leclerc dengan catatan waktu tercepat satu menit 41,454 detik dari 15 putaran yang dimanfaatkannya.

Untuk sesi latihan sore, dengan adanya perubahan cuaca dan kondisi lintasan, Sean mencetak waktu tercepat satu menit 48,224 detik dan berada di urutan ke-17. Sementara Nato di posisi ke-12 dengan torehan waktu terbaik satu menit 46,154 detik. Posisi teratas diambil pembalap Russian Times, Luca Ghiotto dengan catatan waktu satu menit 42,003 detik.

Meski belum mendapatkan waktu terbaik, Pertamina Arden tak terlalu kecewa dengan sesi latihan hari pertama karena pada sesi ini juga untuk adaptasi awal kondisi sirkuit dengan setingan mobil.

(Wahyu Wijayanto / CN26)

Comments

comments