Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Pertina Jateng Evaluasi Tim Pelatih

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tak ingin hasil buruk terulang lagi di PON, Pertina Jateng akan mengawal empat petinjunya yang lolos Pra PON di GOR Oepoi, Kupang, NTT, belum lama ini. Mereka adalah Aldila Eka S kelas 48 kg putri, Marnia (51 kg putri), Ari Marsiana (64 kg putri), dan Musa Cahyadi (49 kg putra).

Dalam Pra PON tersebut, Jateng meraih hasil kurang baik. Dari target lima tiket, Jateng hanya meloloskan empat dari 12 petinju yang diturunkan. Torehan ini jauh lebih buruk dibandingkan pada Pra PON 2011 lalu di mana Jateng meloloskan 14 petinju di PON XVIII/Riau 2012.

Ketua Umum Pertina Jateng Simon Legiman tidak gembira dengan pencapaian tim tinju amatir Jateng. Dia akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar meraih hasil maksimal di PON. Bukan tidak mungkin, ada pelatih yang tereliminasi. ”Saya akan lakukan evaluasi total, terutama pada jajaran pelatih. Saya ingin tahu, apa yang salah, sehingga jangan terulang di PON XIX,” tegasnya.

Mantan Manajer Tim PSIS itu berharap, pelatih yang dipertahankan serta empat petinju yang lolos PON memanfaatkan sisa waktu, sekitar satu tahun ke depan untuk berbenah dan bekerja keras. Target medali emas, minimal satu keping, tetap dicanangkan Simon Legiman meski hanya meloloskan empat petinju.

”Dulu di Pra-PON 2011 Jateng meloloskan banyak petinju, tapi gagal merebut satu kepingpun medali emas di PON 2012. Sekarang dengan lolos empat petinju, tidak mustahil untuk merebut medali emas PON 2016. Syaratnya harus bekerja lebih keras lagi,” tandasnya.

Pada PON 2012 lalu, Musa Cahyadi yang turun di kelas 48 kg menyumbangkan medali perunggu bagi Jateng. Kini, dia kembali menjadi andalan Jateng untuk menyumbangkan medali. Adapun tiga peraih medali 2012 lainnya, yakni Willis Boy dan Ahmad Amri (perak) dan Yulius Mauk (perunggu) tak masuk tim.

Seperti diketahui, meski meloloskan 14 petinju, para petinju Jateng tampil tak memuaskan di PON 2012 lalu. Mereka hanya meraih dua perak dan dua perunggu. Kini tantangan lebih berat ada di depan mata. Peluang untuk membawa pulang medali makin berat setelah hanya empat petinju yang akan tampil di PON Jabar 2016.

(Hendra Setiawan / CN26)

Comments

comments