Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Pertina Jateng Datangkan Pelatih Thailand

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pertina Jateng berencana mendatangkan  pelatih asal Thailand untuk memoles para petinju-petinju Jateng yang saat ini mengikuti pelatda. Bila tidak ada halangan, pelatih tersebut akan datang ke Kota Lumpia, April mendatang.

Ketua Pertina Jateng Simon Legiman mengatakan, datangnya pelatih asing bukan berarti mengesampingkan peran pelatih lokal yang saat ini dipimpin Muhar Sutan. Keberadaan mereka tetap penting. Dia berharap, para pelatih lokal ini bisa berguru kepada pelatih asing tersebut.

Simon menuturkan, kedatangan pelatih asing itu merupakan bagian program KONI Jateng untuk menghadapi persaingan di PON XIX/2016 di Jabar. Dengan demikian, biaya selama tinggal di Jateng mendapatkan dukungan penuh dari KONI.

”Pengprov mengapresiasi fasilitas yang diberikan KONI terkait pelatih asing ini. Mumpung diberi fasilitas, kenapa kami tak memanfaatkannya?. Untuk nama akan disebutkan saat dia datang,” imbuh mantan manajer tim tinju Jateng di PON 2012 tersebut.

Kehadiran pelatih asing tersebut diharapkan mampu meningkatkan prestasi cabang tinju Jateng, bukan hanya di Pra-PON, namun di PON XIX tahun 2016 mendatang. Pada PON di Riau 2012 lalu, cabang sepak bola gagal menyumbangkan medali emas.

Simon menambahkan, kehadiran pelatih asing merupakan kebutuhan yang mendesak. Pasalnya, setelah melihat materi petinju yang mengikuti seleksi tim Pra-PON, Pengprov Pertina memandang perlu sentuhan pelatih yang berkualifikasi internasional.

”Saya sudah melihat  latihan anak-anak yang lolos di pelatda Pra-PON. Kesimpulan saya, para petinju butuh sentuhan teknik yang lebih tajam. Dibutuhkan pelatih yang luar biasa,” tandasnya.

Simon menyebut, pada Pra-PON, Jateng berada di Wilayah Tengah. Zona tersebut, kata dia, termasuk berat karena Jateng berada bersama petinju dari Jawa, Kalimantan, Bali dan NTB.  Dia berharap, adanya pelatih asing merupakan momentum tepat pada saat Jateng harus menghadapi rivalitas yang ketat dan berat.

(Hendra Setiawan, Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments