Foto: Istimewa

Persiapan Popnas 2017, DIY Perketat Pengiriman Atlet

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Balai Pemuda Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (BPO) DIY bakal memperketat pengiriman atlet jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/2017. Pengetatan dilakukan terhadap cabang olahraga (cabor) terukur seperti atletik dan renang.

“Pengetatan dilakukan untuk menghindari dijatuhkannya denda bagi kami,” tutur Kasi Olahraga BPO Disdikpora DIY Eka Heru Prasetya, Selasa (16/5).

Seperti diketahui, enam atlet DIY yang mengikuti Popnas XIII 2015 Jabar lalu dikenai denda sebesar Rp 1,2 juta karena pada saat pelaksanaan tidak dapat memenuhi limit waktu.

Dari enam atlet itu, dua di antaranya dari cabor atletik atas nama Agus Hermawan yang didiskualifikasi di nomor lari 200 m putra dan Irega Erin Saputri nomor lari 200 m putri dengan catatan waktu 29,1 detik dari limit toleransi 29,08 detik.

Selain kedua ada lagi di cabor renang seperti Belinda Fitri Susatyo dengan catatan waktu 00:42.71 dari limit toleransi 00:39.93 di nomor 50 m gaya dada putri, Agustin Puspa Wulandari dan Belinda Fitri Susatyo di nomor 200 m gaya punggung putri masing-masing dengan catatan waktu 02:52.88 dan 02:59.19 dari limit toleransi 02:41.58, serta Fayzira Ma’rufa di nomor 200 m gaya dada putri dengan catatan waktu 03:12.57 dari limit toleransi 03:02.55.

“Tentunya kami tidak ingin itu terulang lagi, akan tegaskan ke cabor terkait untuk betul-betul memperhatikan catatan limit waktu atlet, dan harus masuk dalam limit. Seleksi atlet dimohon untuk tidak asal memasukkan, dan yang akan diberangkatkan nanti betul-betul dilihat prestasinya dulu (sebelumnya). (Minimal) mendapatkan peringkat satu sampai tiga, karena berkaitan dengan prestasi medali yang kemungkinan (bisa didapatkan),” papar dia.

Terkait kuota atlet yang dikirimkan, Eka memastikan denda yang diterima kontingen DIY tidak akan mempengaruhi hal ini. Namun dalam Popnas XIV di Semarang pada 10-21 September nanti, pihaknya akan lebih selektif lagi dalam pengiriman atlet. Terlebih cabor renang dan atletik sebelumnya memang tidak masuk dalam prakualifikasi Popwil III 2016 lalu. Sebab hanya ada delapan cabor saja yang dipertandingkan seperti sepak bola, bola voli, bola basket, sepak takraw, bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, dan pencak silat.

(Gading Persada/CN39/SM Network)

Comments

comments