PELATNAS: Sejumlah perenang menempa performa dalam menjalani pelatnas NPC Indonesia di kolam renang Grup II Kopassus Kandangmenjangan, Kartasura. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Perenang Debutan Gusur Atlet Pelatnas

PELATNAS: Sejumlah perenang menempa performa dalam menjalani pelatnas NPC Indonesia di kolam renang Grup II Kopassus Kandangmenjangan, Kartasura. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

PELATNAS: Sejumlah perenang menempa performa dalam menjalani pelatnas NPC Indonesia di kolam renang Grup II Kopassus Kandangmenjangan, Kartasura. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com – Dua perenang debutan menggusur posisi atlet pelatnas National Paralympic Committee (NPC) Indonesia. Keduanya, Riyanti yang masuk kelas S6 dan Nuraimah (S7), kini telah bergabung dalam training camp (TC) di kolam renang Grup II Kopassus Kandangmenjangan, Kartasura. Pemusatan latihan digelar guna menghadapi ASEAN Para Games (APG) IX/2017 di Malaysia, 17-23 September mendatang.

‘’Selain dua atlet debutan itu, ada seorang lagi perenang yang masuk pelatnas melalui jalur promosi yakni Hery (S9) dari Kalbar. Hery pernah menyumbang dua medali emas bagi Indonesia dari ASEAN Para Games (APG) Myanmar 2013,’’ kata pelatih pelatnas renang NPC, Dimin, Rabu (1/2).

Dia menjelaskan, masuknya atlet-atlet tersebut guna menggantikan tiga penghuni pelatnas NPC yang prestasinya menurun, serta tidak disiplin dalam berlatih. Tiga perenang yang terdegradasi adalah Agus Ngaimin (S6), Sobari (S5) dan Munawar (S6). Dengan demikian jumlah awak pelatnas renang tetap 19 atlet, sesuai daftar pelatnas tahap pertama yang dimulai sejak pertengahan 2016.

Potensi Besar

Kendati dua dari tiga atlet yang mendapat tiket promosi pelatnas itu berstatus debutan, namun Dimin menilai potensi mereka cukup besar. Usia keduanya juga masih muda, sekitar 20 tahun.

Dia menyebut contoh, Riyanti pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Jabar tahun lalu merebut dua medali emas dari lintasan 50 meter dan 100 meter. Sedangkan Nor menggenggam tiga emas dari nomor 50 meter gaya bebas, serta 50 meter dan 100 meter gaya dada.

‘’Maka prediksi saya, dua atlet muda tersebut bisa meraih paling tidak medali perunggu di lingkup Asia Tenggara, syukur-syukur kalau menggenggam emas,’’ tutur Dimin.

Kuota total atlet renang NPC untuk bertarung di Malaysia, sejumlah 35 atlet. Pada pemanggilan tahap pertama, 19 perenang telah digembleng di Solo. Dengan demikian, masih ada 16 perenang lain yang akan direkrut melalui panggilan pelatnas tahap kedua. Namun hingga kini belum ada informasi jelas mengenai waktu pemanggilan mereka.

‘’Dengan kekuatan 35 atlet, kami perhitungkan bisa merebut 30 emas dari APG nanti, asal seluruh nomor dilombakan,’’ ujarnya.

(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)

Comments

comments