BERTANDING: Evi Yuliana (kiri atas) dan Wakil Ketau Percasi Jateng Syahrul Qirom saat melakukan pertandingan persahabatan pada Liga Catur Beregu Seri 2 di Aula Kantor Kecamatan Genuk, Minggu (21/12). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

Percasi Kota Semarang Cari Pecatur Terbaik

BERTANDING: Evi Yuliana (kiri atas) dan Wakil Ketau Percasi Jateng Syahrul Qirom saat melakukan pertandingan persahabatan pada Liga Catur Beregu Seri 2 di Aula Kantor Kecamatan Genuk, Minggu (21/12). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

FOto: suaramerdeka.com/Hendra Setiawan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Percasi Kota Semarang akan mencari para pecatur terbaik untuk tampil di tingkat Jateng. Pasalnya, dalam waktu dekat akan digelar Kejurprov Yunior Jateng 2015. Rencananya akan digelar di Purbalingga pada 7-13 Juni mendatang.

Wakil Ketua Umum Percasi Kota Semarang Syahrul Qirom menuturkan, pencarian pecatur terbaik akan dilakukan dengan menggelar seleksi di Gedung Kenotariatan Undip, Jalan Imam Barjo, Semarang Selatan, Minggu (24/5). Pihaknya telah mengundang seluruh pecatur di Kota Lunpia untuk ambil bagian.

”Melalui seleksi, akhir pekan ini, kami ingin mencari pecatur terbaik untuk mewakili Semarang di ajang kejurprov. Adapun sistem pertandingan menggunakan sistem catur cepat. Kami ingin para pecatur pilihan dapat mengharumkan nama Semarang di tingkat Jateng,” ujarnya.

Untuk jumlah atlet yang akan berangkat ke Kejurprov, pihaknya masih akan merapatkan dengan pengurus. Pasalnya, hal itu terkait biaya akomodasi. Bila memang anggaran terbatas, Percasi hanya akan memberangkatkan para juara saja di tiap kelompok umur.

”Ada enam kelompok umur yang dipertandingkan. Nantinya, akan ada juara, runner-up dan peringkat ketiga di tiap kelompok umurnya. Bila anggaran memungkinkan, juara hingga peringkat ketiga akan dibiayai semuanya. Karenanya, masih perlu kami rapatkan,” sambungnya.

Para pecatur yunior Semarang dapat berbicara banyak di tingkat Jateng. Beberapa di antaranya berhasil membawa pulang juara, baik di tingkat Jateng. Bahkan sejumlah nama sudah tidak asing lagi di kancah persaingan tingkat nasional dan pernah mewakili Indonesia.

Sebut saja tiga master putri Kota Semarang, yakni Zahra Chumaira MNW, Angel Ruth Nugroho MPW dan Shanti Nur Abidah  MPW. Kemudian ada nama Nuh Hakim, Yanuar Deni Prayoga, Evi Yuliana, Tias Cahya, dan Ardan Ardianto. Mereka cukup disegani dan ditakuti.

(Hendra Setiawan / CN26)

Comments

comments