Foto: lifeprive.com

Penyusup di GP Singapura Dihukum Penjara Selama Enam Pekan

Foto: lifeprive.com

Foto: lifeprive.com

SINGAPURA, suaramerdeka.com - Pria yang menyusup ke lintasan di tengah-tengah balapan GP Singapura, akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama enam pekan oleh Pengadilan Distrik Singapura.

“Tindakan terdakwa bukan hanya gegabah, tapi juga egois dan terlalu berani. Setiap aksi masuk trek yang berbahaya bisa mengakibatkan bencana dan konsekuensi fatal,” kata Hakim Chay Yuen Fatt seperti dikutip Reuters.

Pria yang bernama Yogvitam Pravin Dhokia ditangkap setelah melakukan tindakan berbahaya pada 20 September lalu. Pria berkebangsaan Inggris berusia 27 tahun itu, masuk trek setelah menerobos celah pagar pembatas dan berjalan kaki sejauh sekitar 30 meter antara tikungan 13 dan 14.

Dia juga sempat menyeberangi lintasan, di mana saat itu balapan GP Singapura sedang berlangsung. Di titik yang diterobos Dhokia, mobil Formula 1 bisa mencapai kecepatan maksimal 280-290 km/jam.

Safety Car pun harus keluar akibat ulah Dhokia itu. Memang tidak ada kecelakaan apa pun akibat perbuatan Dhokia. Akan tetapi, dia dianggap telah melakukan tindakan gegabah yang bisa membahayakan keselamatan para pebalap.

Pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman penjara selama enam pekan kepada Dhokia. Hukuman itu akan dihitung sejak 16 Oktober karena Dhokia secara sukarela masuk penjara meski dia bisa bebas sementara dengan jaminan.

Dhokia mengaku sengaja masuk lintasan demi merekam jalannya balapan, meski diteriaki para marshal. “Mengingat kecepatan mobil yang sangat tinggi, para pebalap akan punya waktu yang sangat sedikit untuk bereaksi terhadap gangguan yang tak terduga,” kata Hakim Chay.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments