Foto: AP Photo

Penyelenggaraan GP Korea Masih Jadi Tanda Tanya

Foto: AP Photo

Foto: AP Photo

LONDON, suaramerdeka.com – Meski masuk dalam daftar sementara yang dirilis FIA, perhelatan GP Korea masih menjadi tanda tanya lantaran, pihak penyelenggara sendiri belum tahu apakah mampu menggelar balapan lagi.

Terkait masuknya Korea sebagai  salah satu dari 21 balapan musim depan. penyelenggara malah mengaku tidak ada komunikasi dari FIA menyoal kembali diikutsertakannya balapan di Yeongam tersebut. “Sebelumnya kami tak mendapat pemberitahuan apa-apa,” kata salah seorang pihak penyelenggara GP Korea kepada AFP yang dikutip Planet F1.

Awal Desember ini, FIA sudah merilis kalender sementara untuk musim depan. GP Korea, yang absen pada musim 2014, menjadi salah satu balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei meski masih berstatus TBC atau menanti konfirmasi.

Masuknya sirkuit Yeongam tersebut sejatinya juga mengejutkan banyak kalangan. Berhembus kabar bahwa masuknya GP Korea itu lebih dikarenakan regulasi mesin, jika ada lebih dari 20 grand prix maka para pebalap diizinkan memakai lima mesin, sebaliknya jika ada 20 balapan atau kurang maka cuma empat mesin saja yang dapat dipergunakan.

“FIA langsung mengumumkannya saja meskipun kami sudah menyampaikan posisi kami mengenai kesulitan menggelar balapan tahun depan. Kami mesti mempertimbangkan pandangan negatif banyak orang mengenai besarnya biaya penyelenggaraan. Negosiasi sudah dilakukan untuk merevisi kontrak dalam usaha mengurangi beban finansial, tapi sejauh ini hal itu belum mendapatkan hasil,” bebernya.

(Andika Primasiwi, rtr /CN26)

Comments

comments