Foto: wikimedia

Pemerintah Siapkan Tenaga Anti-Doping untuk Asian Games 2018

Foto: wikimedia

Foto: wikimedia

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pemerintah mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi berbagai ajang internasional, seperti SEA Games 2017 dan Asian Games (AG) 2018. Salah satunya adalah tenaga pengawas doping untuk atlet atau doping control officer (DCO).

Khusus untuk Asian Games 2018, pemerintah melalui Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) mengejar target 50 tenaga pengawas doping.  Wakil Ketua LADI M Yusuf Mujenih menuturkan, saat ini Indonesia baru memiliki 20 DCO bertaraf nasional. Pihaknya akan mendongkrak level mereka menjadi berkelas internasional pada pertemuan organisasi anti-doping Asia Tenggara (SEARADO) di Jakarta, 15-17 April ini.

Pihaknya optimistis target 50 tenaga pengawas doping bisa dicapai sebelum AG digelar mengingat acara SEARADO dilaksanakan setiap tahun. “Kami berharap punya 50 petugas pengawas doping saat jadi tuan rumah Asian Games 2018 nanti. Kami akan memulainya dengan mengup-grade 20 DCO nasional menjadi level internasional pada SEARADO nanti,” kata Yusuf di Jakarta, Kamis (14/4).

Rencananya, pertemuan SEARADO akan diikuti perwakilan dari 11 negara Asia Tenggara. Hingga saat ini, pihaknya sudah mendapatkan konfirmasi bahwa mereka akan hadir di Jakarta. “Para DCO ini nanti akan menjadi garda terdepan dalam rangka penegakan aturan anti-doping guna menghadapi multievent nasional maupun internasional mulai PON 2016, SEA Games 2017 dan Asian Games 2018,” kata Ketua OC Syukron Jamal.

Bagian Manajemen Hasil LADI, Cahyo Adi menambahkan, organisasi anti-doping dunia (WADA) menerbitkan dafar kandungan terlarang yang masuk kategori doping. Atlet akan dikenai sanksi jika tersandung kasus ini seperti yang dialami petenis Rusia, Maria Sharapova.

“Pelanggaran penggunaan obat doping dihukum skorsing sampai empat tahun. Bagi atlet, sanksi ini bisa mengakhiri karier mereka. Namun, pengguna obat bisa lolos jika obat yang dipakai tidak masuk dalam daftar doping WADA sekalipun obat itu bisa meningkatkan stamina,” terangnya.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments