Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Pembalap Solo Butuh Penyesuaian Motor PON

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Pembalap motor Solo, Agus ”Iwan” Setiawan hampir pasti menjadi salah satu awak tim balap motor Jateng dalam PON XIX/2016 di Jabar mendatang. Namun atlet yang telah menyumbang dua tiket dari kelas 125 cc perorangan dan beregu pada ajang prakualifikasi di sirkuit karting Sentul, November lalu itu, harus mengasah diri dengan jenis kendaraan yang akan digunakannya nanti.

”Biasanya saya menggunakan Yamaha, tapi kendaraan yang dipakai PON telah diputuskan Honda. Karakternya tentu berbeda. Maka saya harus terus melakukan penyesuaian dengan jenis motor dalam persiapan menuju PON mendatang,” kata Iwan, Rabu (16/12).

Selain itu, pembalap Kota Bengawan yang telah masuk ajang Indoprix tersebut juga tidak bisa mengendarai motor tune up, seperti yang biasa dia tunggangi dalam adu kebut. Sebab, seluruh kelas yang dilombakan pada pesta olahraga empat tahunan nasional itu menggunakan mesin standar.

”Laju motor bermesin tune up sudah pasti beda dengan standar. Jadi Iwan harus melakukan penyesuaian dengan motor yang lajunya tidak secepat motor tune up,” tambah Ketua Pengkot Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Surakarta, Lilik Kusnandar.

Pria yang juga manajer tim balap motor Jateng itu menjelaskan, empat motor yang diperoleh dari panitia Pra-PON beberapa waktu lalu bisa menjadi modal awal dalam latihan para pembalap. Dua dari empat motor itu berkapasitas silinder 125 cc dan dua lainnya 150 cc.

”Pemusatan tersentral para pembalap, kemungkinan akan dilanjutkan lagi pada Januari mendatang. Pada latihan mendatang, konsentrasinya tentu jenis motor yang bakal dipakai dalam PON,” jelas lelaki yang juga Kabid Olahraga Motor pada Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jateng tersebut.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments