JUARA DUA: Pembalap PPLP Jateng Adriyan Hidayat pada sebuah kejuaraan di tanjakan Gunung Lawu, beberapa waktu lalu. Dia meraih dua gelar juara dua pada LCC Seri 16/2014 di Kudus, Jumat-Minggu (19-21/12). (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Pembalap PPLP Jateng Genggam Tiga Gelar

JUARA DUA: Pembalap PPLP Jateng Adriyan Hidayat pada sebuah kejuaraan di tanjakan Gunung Lawu, beberapa waktu lalu. Dia meraih dua gelar juara dua pada LCC Seri 16/2014 di Kudus, Jumat-Minggu (19-21/12). (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

JUARA DUA: Pembalap PPLP Jateng Adriyan Hidayat pada sebuah kejuaraan di tanjakan Gunung Lawu, beberapa waktu lalu. Dia meraih dua gelar juara dua pada LCC Seri 16/2014 di Kudus, Jumat-Minggu (19-21/12). (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com – Tim Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Balap Sepeda Jateng memenuhi target dalam Lomba Customs Cycling (LCC) Seri 16/2014. Pembalap pusat pendidikan yang bermarkas di kawasan Punggawan Solo tersebut menggenggam tiga gelar pada ajang adu kebut di Kudus, Jumat-Minggu (19-21/12).

”Adrian Hidayat menyabet dua gelar juara kedua sekaligus di kelas youth (pemula) putra, sedangkan Diwan Fiar Pradana juara ketiga kriterium yunior putra. Hasil ini memenuhi target awal kami, yakni menembus tiga besar,” kata salah seorang pelatih PPLP Balap Sepeda Jateng, Agus Sadiyanto.

Ajang balap sepeda yang digelar Customs Cycling Club (CCC) Jakarta itu diikuti ratusan pembalap dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk enam pembalap Trengganu Team (Malaysia). Lomba terbagi dalam tiga kelas, yakni men elite (senior), yunior dan youth. Masing-masing kelas melombakan tiga nomor, yakni individual time trial (ITT), kriterium.

”Persaingan sangat ketat di kelas yunior dan youth putra. Kami tak punya atlet putri. Demikian pula untuk kelompok senior, PPLP tak turut bersaing karena atlet kami merupakan pelajar SMP dan SMA,” ungkap Agus.

<B>Terpaut Dua Detik<P>

Di nomor ITT youth putra, Adriyan Hidayat butuh waktu 20 menit 21 detik (20′:21”) untuk menyelesaikan rute tanjakan 8,7 km. Catatan waktunya hanya terpaut sekitar dua detik dari juara pertama Ahmad Yoga Ilham Firdaus (Sinar Cycling Club).

Adriyan juga merebut juara kedua nomor individual road race (IRR) yang menempuh jarak 36,1 km dalam waktu satu jam 14 menit lima detik (1:14:05). Juara pertama nomor itu diraih Rizal Bagus Wijaya (Dalas Racing Team Surabaya/1:13:56).

Sedangkan Diwan Fiar Pradana menduduki juara tiga kriterium yunior dengan tujuh poin dalam adu kebut delapan laps. Juara pertama dan kedua kelas itu disabet pembalap Trengganu Team, Mohammad Afiq Huznie Bin Othman (15 poin) dan Asyraf Naim Bin Ying (13 poin). Diwan juga menempati peringkat empat IRR yunior (2:18:28).

Manajer PPLP Balap Sepeda Paulus Kristono menyebut raihan itu sebagai hasil latihan keras anak-anak asuhnya di bawah bimbingan pelatih Agus Sadiyanto dan Budi Siswanto. ”Tapi anak-anak tak boleh segera puas, karena jalan mereka masih panjang jika ingin terus berprestasi pada masa mendatang,” ujar bos Roti Primadona Solo itu.

(Setyo Wiyono/CN39)

Comments

comments