Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Pembalap PON Jateng Dijagokan Naik Podium Kejurnas Motoprix

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Pembalap motor asal Pekalongan M Erfin Firmansyah dijagokan naik podium pada Kejurnas FDR NHK Motoprix Putaran 6 Region 2 yang digelar di Sirkuit Manahan Solo, Sabtu-Minggu (22-23/10). Pembalap yang memperkuat tim Jateng pada PON XIX/2016 itu bakal turun di kelas MP4 (110 cc tune up pemula).

“Saya yakin Erfin masuk tiga besar, bahkan kalau tidak ada kendala motor bisa naik podium pertama. Dia punya skill bagus untuk karakter sirkuit seperti di Manahan,” kata Lilik Kusnandar, ketua panitia yang juga eks manajer tim balap motor Jateng pada PON XIX, Kamis (20/10).

Menurutnya, pembalap yang biasa menggunakan nomor 85 tersebut punya kemampuan bagus dalam penguasaan medan penuh tikungan. Padahal sirkuit sepanjang 1,1 km rancangan Bedor Sport Club untuk Kejurnas Motoprix di Manahan yang juga didukung Suara Merdeka itu, memiliki sepuluh tikungan cukup tajam. Di antara tikungan tersebut terdapat dua yang berkarakter hairpin, dua chamber dan dua chicken.

“Jadi banyak lintasan pendek-pendek, yang dipadukan dengan satu track lurus cukup panjang,’’ tutur Suwardi ‘Bedor’, pemilik rancang bangun sirkuit Bedor Sport Club.

Lilik menambahkan, performa Erfin saat ini tengah mengapung. Pada PON Jabar akhir September lalu, dia yang turun bersama pembalap Solo Agus ‘’Iwan’’ Setiawan merebut medali perunggu nomor 125 cc beregu.

“Kemudian pada Motoprix di Subang, sepekan lalu, dia juga menempati podium kedua. Kalau sekarang membalap di Jateng, saya kira mental berlombanya semakin meningkat,” ujar Lilik yang juga Kabid Olahraga Motor Roda Dua pada Pengprov IMI Jateng itu.

Pembalap lain Jateng yang akan bersaing di kelas tersebut, lanjut dia, yakni Irvan Riyadhoh. Namun atlet asal Kebumen itu diprediksi cukup berat untuk menyodok ke tiga besar. Sementara dua atlet tim PON Jateng lainnya, Agus ‘’Iwan’’ Setiawan (Solo) dan Ardi Satya Sadarma biasanya turun di kelas MP1 (150 cc tune up seeded) dan MP2 (125 cc tune up seeded).

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments