Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Pemanjat Solo Bersiap Hadapi Tebing Alam

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com -Para pemanjat Solo bakal menghadapi tebing alam di Pantai Siung Gunung Kidul, DIY. Mereka akan beraksi menaklukkan jalur-jalur poin pada tebing alam kawasan pantai tersebut di ajang Indonesia Climbing Gathering yang rencananya diselenggarakan pada 6-8 November mendatang.

“Sebagian besar atlet Solo bakal turut bergabung dalam ajang tersebut. Lebih-lebih kegiatan itu juga dibalut dalam nuansa keakraban dan menjaga tali silaturahmi antarpemanjat dari berbagai daerah di Tanah Air,” kata Ketua Umum Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Solo, Marjiyanto ‘Ipunk’ Bialangi Kasim, Rabu (28/10).

Beberapa pemanjat muda Kota Bengawan yang biasa menempa diri di papan panjat sekretariat FPTI Solo kawasan Manahan akan turut berkompetisi dalam kegiatan itu. Tak hanya para pemanjat muda seperti Aman Syahril, Finda dan Rianda Eka Risti, tetapi juga sejumlah atlet senior Kota Bengawan. Saat ini tercatat ada empat pemanjat Solo yang berstatus sebagai awak tim pelatda panjat tebing PON Jateng, yakni M Marsudin, Sutrisno, Alfian M Fajri dan Indah Wati.

Ipunk memberi gambaran, event rutin tahunan tersebut biasa digelar seperti jambore namun kompetisi ketangguhan para pemanjat di tebing alam menjadi kegiatan utamanya. Pada tebing-tebing di Pantai Siung itu terdapat banyak jalur, baik yang masuk dalam kategori boulder maupun lead.

”Tetapi khusus untuk jalur speed tak ada. Saya merekomendasikan atlet-atlet Solo untuk ikut gathering, agar mereka juga merasakan merayap di tebing alam. Sebab, kondisi pemanjatan di tebing alam dan papan panjat itu berbeda,” tutur dia.

Menurutnya, beberapa atlet Kota Bengawan pernah mengikuti kegiatan serupa pada tahun-tahun sebelumnya. Mereka di antaranya Marsudin, Sutrisno dan Alfian.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments