Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Pelti Jateng Dorong Petenis Ikuti TDP

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengprov Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Jateng mendorong petenis yang diproyeksikan pra-PON untuk mengikuti Turnamen Diakui Pelti (TDP). Hal ini untuk meningkatkan peringkat nasional Pelti (PNP) agar lolos ke PON XIX Jabar 2016. Saat ini, Jateng memiliki dua petenis putra dan dua putri yang memiliki PNP.

Di bagian putri ada nama Arrum Damarsari dan Laksmi sedangkan putra Elsa Pambudi dan Irawan Bagus yang masuk tim bayangan PON XIX. Kabid Penelitian dan Pengembangan Pelti Jateng Tri Nurharsono menyatakan, untuk putra, akan dipilih dua petenis terbaik yang memiliki PNP dari 12 provinsi.

Adapun putri hanya delapan daerah. ”Kami cukup optimistis bisa meloloskan petenis cukup banyak. Ya syaratnya harus banyak mengikuti TDP itu,” tutur Tri Nurharsono, Senin (6/4).

Pelti Jateng, kata dia, masih menunggu pencairan dana dari KONI Jateng untuk pengiriman atlet ke berbagai turnamen. Dia memproyeksikan delapan kejuaraan untuk diikuti diantaranya Piala Gubernur DKI, Gubernur Papua, Men Future, dan Women Sattelite.

Kejuaraan tersebut mempunyai poin cukup tinggi sehingga sangat strategis bagi petenis Jateng meningkatkan peringkat nasional. Tri Nurharsono berharap, KONI Jateng segera mencairkan dana pelatda dan pra-PON, sehingga, pemain tenis bisa segera mengikuti TDP yang telah diprogram.

Tri Nurhasono memastikan mundurnya Ketua Umum Pelti Jateng Teguh Sedyo Utomo tak memengaruhi persiapan petenis Jateng. Pucuk pimpinan organisasi sekarang ini ada di tangan Ketua Harian Budi Wibowo. ”Tidak ada kendala di tubuh Pelti Jateng. Komunikasi dengan Pak Budi juga berjalan dengan baik,” tandasnya.

Hanya saja, pengurus harian belum sempat berbicara lebih intens mengenai persiapan kualifikasi karena kesibukan Budi Wibowo di pemerintahan. Yang pasti roda organisasi tetap berjalan dengan baik dan persiapan jalan terus.

(Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments