Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Pelti Jateng Akan Seleksi Tim Inti

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Jateng akan menyeleksi pemain tim inti untuk PON XIX 2016 Jabar. Seleksi rencanya akan dilaksanakan di Banyumas, akhir Februari mendatang. Sebanyak 10 petenis (lima putra dan lima putri) akan mengikuti seleksi tersebut. Nantinya, masing-masing akan dipilin empat petenis terbaik.

Adapun di bagian putra Rindosa Wijaya, Bagus Wirawan, Elsa Pambudi, Iswandaru, dan Andro Dewanto akan bersaing. Sementara pada putri adalah Arum Damarsari, Laksmi Nuraningsih, Idhun Safaati, Aulia Rosma, dan  Alif Nafi’iah. Diharapkan, 10 petenis yang dipanggil tersebut mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk seleksi nanti.

”Kami ingin mendapatkan pemain yang terbaik bagi Jateng. PP Pelti memberi waktu hingga Maret nanti untuk entry by name. Usai seleksi nanti, petenis sudah tidak bisa diganti lagi. Kami berharap, petenis tampil all out,” tutur Ketua Umum Pelti Jateng Budi Wibowo, Senin (4/1).

Setelah mendapatkan nama-nama tim ini, lanjut dia, akan dilakukan koordinasi membuat program persiapan. Salah satu yang didorong adalah petenis mengikuti turnamen yang diakui Pelti (TDP). Bahkan jika memungkinkan terjun di turnamen level ITF.

Hal ini untuk mematangkan persiapan selain pemusatan latihan. Tim tenis PON XIX nanti, akan ditangani empat pelatih yakni Suharyadi, Enrico Satria, Purnomo, dan Tri Nuharsono.

”Kami akan berusaha keras mempertahankan tradisi emas PON. Persaingan di Jabar nanti lebih berat dari petenis tuan rumah, Jakarta, dan Riau. Persiapan harus dilakukan dengan baik dan terukur. Kami yakin, anak-anak punya kemampuan,” tandas Budi.

Kabid Litbang Pelti Jateng Tri Nuharsono mengatakan, akan segera memetakan kekuatan lawan di ajang multicabang empat tahunan tersebut. Pada saat rapat pengurus beberapa waktu lalu, secara khusus membahas persiapan awal. ”Kami berhatap, semua petenis yang diundang bisa mengikuti seleksi,” tuturnya.

(Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments