Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Pelatnas Menembak NPC Didegradasi

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Atlet-atlet pelatnas menembak dilingkup National Paralympic Committee (NPC) Indonesia bakal didegradasi. Langkah itu dilakukan karena cabang menembak urung digelar dalam ASEAN Para Games (APG) Malaysia 2017.

“Ada tiga atlet menembak di pelatnas. Nanti didegradasi, bersamaan dengan tambahan atlet untuk pelatnas tahap kedua. Kami sudah ajukan tambahan atlet itu ke Prima, hingga totalnya jadi 200 orang,” kata Presiden NPC Indonesia Senny Marbun, Kamis (15/12).

Saat ini, atlet NPC yang telah masuk pelatnas sebanyak 98 orang. Mereka berasal dari cabang atletik, angkat berat, renang, bulu tangkis, catur, menembak (akan didegradasi), panahan dan tenis meja.

Jika pengajuan disetujui, total atlet menjadi 200 orang, dengan tambahan cabang ten pin bowling, goal ball, football 7-a side dan bola voli duduk. “Jadi secara keseluruhan, Indonesia akan mengikuti 11 dari 16 cabang yang digelar di APG Malaysia, Oktober 2017 mendatang,’’ jelas Senny.

Pihaknya berharap, SK Prima tentang pelatnas tahap kedua segera turun, sehingga seluruh atlet bisa secepatnya menjalani pemusatan latihan secara intensif. Sebab Tim Merah-Putih ditargetkan kembali merebut gelar juara umum APG, seperti yang diraih pada APG Myanmar 2013.

“Pada APG Singapura 2015, Indonesia menjadi runner up dengan 101 medali emas, di bawah Thailand yang meraih 114 emas. Kalau persiapan lebih awal, kami yakin bisa merebut gelar juara umum lagi di APG Malaysia nanti,” tandas Senny.

Kabid Binpres NPC Waluyo menambahkan, pada pengajuan tambahan kuota ke Prima juga disertakan atlet-atlet yang tercakup promosi-degradasi. Menurut dia, mereka yang masuk proses promosi ke pelatnas sebagian besar adalah atlet-atlet muda yang mampu mengalahkan para seniornya di arena Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Jabar 2016 lalu.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments