BERI ARAHAN: Ketua Umum PGSI Jateng Andreas Budi Wirohardjo (berdiri) tengah memberi arahan dan semangat kepada pegulat Jateng di Mess Gulat Jateng Jl Gunung Sawo, Minggu (12/4).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

Pegulat Jateng Bakal Diuji di Kejurprov

BERI ARAHAN: Ketua Umum PGSI Jateng Andreas Budi Wirohardjo (berdiri) tengah memberi arahan dan semangat kepada pegulat Jateng di Mess Gulat Jateng Jl Gunung Sawo, Minggu (12/4).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

BERI ARAHAN: Ketua Umum PGSI Jateng Andreas Budi Wirohardjo (berdiri) tengah memberi arahan dan semangat kepada pegulat Jateng di Mess Gulat Jateng Jl Gunung Sawo, Minggu (12/4).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pegulat Jateng yang tengah menjalani pemusatan latihan bakal diuji kemampuannya di Kejuaraan Provinsi Gulat yang akan berlangsung di Kota Magelang, Mei mendatang. Ajang tersebut, sekaligus akan dijadikan oleh Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jateng melakukan promosi dan degradasi bagi atlet.

“Kami hanya memilih yang terbaik untuk Pra-PON XIX nanti. Meski telah menjalani pelatda sejak Januari lalu, bukan jaminan bagi mereka aman dari pencoretan sebab masih banyak tahapan yang harus dilalui,” ujar Ketua Umum PGSI Jateng Andreas Budi Wirohardjo, saat meninjau persiapan atlet di pemusatan latihan Jl Gunung Sawo, Minggu (12/4).

Jika kalah bersaing di kejurprov nanti, akan dieliminasi dari pelatda dan ini sudah menjadi program dari pengurus. Melihat persiapan yang dilakukan, pria yang akrab disapa ABW itu optimistis cabang gulat mampu meningkatkan prestasi di PON XIX Jabar 2016 nanti. Dan dia yakin pula, pegulat pelatda saat ini bisa masuk ke tim.

Pelatihan Internasional

PGSI Jateng akan mengirim pelatih pelatda Rubiyanto Hadi dan satu wasit yakni Soetjipto untuk mengikuti pelatihan internasional di Bangkok, Thailand, 18-25 April nanti. “Ini juga upaya kami meningkatkan prestasi gulat Jateng pada PON nanti. Diharapkan, Pak Rubi (Rubiyanto-red) bisa membuat program berstandar internasional untuk pelatda,” paparnya.

Adapun untuk Soetjipto, dengan mengikuti pelatiha wasit internasional bisa menjadi wakil Jateng untuk menjadi pengadil di pertandingan seperti SEA Games atau Asian Games. Dan yang lebih penting, keduanya bisa menularkan ilmu kepada pelatih dan wasit lainnya yang ada di Jateng.

“Pelatih juga memegang peran penting pada prestasi atlet didikannya. Dari awal, kami sudah bertekad, bahwa pelatih Jateng haruslah sosok yang mempunyai visi yang kuat dan ada standar tertentu,” tandas ABW. Begitu pula untuk wasit, harus mempunyai standar tersendiri untuk memimpin di kejurprov nanti.

(Krisnaji Satriawan/CN39)

Comments

comments