Foto: Getty Images

Pedrosa Akui Seperti Diteror Rossi di Sepanjang Balapan

Foto: Getty Images

Foto: Getty Images

ARAGON, suaramerdeka.com - Usai berduel sengit dengan Valentino Rossi di MotoGP Aragon, Dani Pedrosa mengakui, seakan bisa mendengar suara motor The Doctor di sepanjang lomba.

“Saya sangat senang dengan hasil akhirnya dan saya pikir hari ini sangat berat di awal balwan karena di saat start saya kehilangan gap,” kata Pedrosa di Crash.

Menjalani balapan di Aragon, Minggu (27/9), Pedrosa harus bertarung ketat dengan Rossi untuk mengamankan posisi dua. Puncak duel sengit kedua pebalap, terjadi pada lap 18.

Tapi, Pedrosa akhirnya bisa menyelesaikan balapan di depan Rossi. Hasil ini merupakan raihan posisi runner-up kedua dari Pedrosa pada musim ini.

“Saya mau bilang bahwa itu merupakan satu lap lebih jika dibandingkan yang saya harapkan di belakang Ducati (Ianone) karena sangat berat untuk menyalip Ducati. Saya kehilangan beberapa waktu di sana, tapi saya meihat Marc (Marquez) terjatuh dan saya hanya mau berhati-hati di tiga atau empat lap awal lalu saya mulai sedikit nyaman dengan ban depan. Jadi, saya mulai membuat ritme dan Jorge sudah berada di depan.”

Rossi sudah bilang bahwa balapan Aragon kali ini merupakan yang terbaik di sepanjang kariernya. Pedrosa pun menimpali bahwa suara mesin Rossi menerornya di sepanjang balapan.

“Tapi, Valentino menyusul dari belakang seperti setiap Minggu dan dia bertahan di belakang di sebagian besar lap dan saya bisa mendenar suara mesinnya sepanjang waktu. Di banyak tikungan, dia sangat dekat dan saya tak benar-benar tahu di mana poin kekuatannya. Tapi, saya bisa melihat dia siap untuk bertarung,” imbuhnya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments